Pemilu 2024

Proses Rekapitulasi Suara di Abiansemal Terganggu Akibat Listrik Mati

Proses rekapitulasi di PPK Abiansemal yang berlangsung di GOR Tenis Meja Abiansemal Dauh Yeh Cani terganggu akibat listrik yang mati

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana saat listrik mati di GOR Tenis Meja Abiansemal Dauh Yeh Cani padahal proses rekapitulasi suara tengah berlangsung. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Proses rekapitulasi di PPK Abiansemal yang berlangsung di GOR Tenis Meja Abiansemal Dauh Yeh Cani terganggu akibat listrik yang mati-hidup hidup-mati pada Jumat 16 Februari 2024.

Listrik yang mati kemudian hidup lagi tersebut sedikit mengganggu proses rekapitulasi suara, karena suasana dalam GOR menjadi gelap akibat lampu penerangan mati dan sambungan listrik dari laptop ke layar proyektor juga turut mati.

"Sedikit tidaknya pasti mengganggu kelancaran dari rekapitulasi karena waktu jalan lalu berhenti karena lampu mati. Lalu dilanjutkan lagi, tapi berhenti lagi saat listrik mati. Artinya kan menganggu kelancaran rekapitulasi," ujar saksi dari PDIP, Made Suarya Dala yang menjadi saksi proses rekapitulasi di PPK Abiansemal ini.

Disinggung apakah mengganggu konsentrasi ataupun fokusnya saat bertugas menjadi saksi saat listrik mati, Made Suarya mengaku tidak menggangu konsentrasinya.

"Tidak. Kalau data kan sudah kita tulis manual walaupun listrik mati lalu hidup lagi tidak ada masalah. Tetapi tentu akan menggangu kelancaran prosesnya mengakibatkan waktu akan lebih lama," ungkapnya.

Contohnya menurut Made Suarya, proses rekapitulasi suara dari desa Darmasaba yang memiliki TPS terbanyak se-Abiansemal dengan 28 TPS jika listriknya seperti ini mati-hidup hidup-mati akan berlangsung lama proses rekapitulasinya.

"Mengakibatkan memakan waktu lama, mungkin bisa satu desa sampai sore waktunya kalau listriknya seperti ini," imbuhnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Badung, Agung Rio Swandisara menyampaikan kalau ditanya terganggu atau tidak proses rekapitulasi tentunya terganggu.

"Kalau ditanya terganggu atau tidak tentunya sedikit terganggu. Terganggu memperlihatkan C hasil di Sirekap melalui proyektor tapi bisa tetap berjalan meskipun listrik mati," tegas Gung Rio.

Baca juga: Demokrat Bangli Positif Kehilangan 1 Kursi, Nasdem Bangli Tetap Amankan 2 Kursi, Gerindra 1 Kursi

Ia menambahkan sepertinya listrik mati diakibatkan suplai daya yang kurang sehingga mati-hidup hidup-mati listriknya.

Sebelumnya pihaknya telah mengajukan dan menyampaikan agar listrik disini disupport serta bahkan telah mengajukan mobile unit suplai.

"Sudah kita sudah menyampaikan dan kita menunggu mobile unit suplai listrik. Tapi masih bisa terbackup berjalan proses rekapitulasinya karena kan data C hasil ada di laptop dan di handphone," ucapnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved