Berita Klungkung
Sempat Viral Rumah Nyaris Roboh, Dadong Rakni Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah
Sempat Viral Rumah Nyaris Roboh, Dadong Rakni Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Wayan Rakni (75) tidak menyangka, kediamannya yang sudah rusak parah di Banjar Pande, Desa Tegak kedatangan rombongan Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, Jumat (16/2/2024).
Rakni yang sudah renta pun terharu, ketika dijelaskan jika rumah peninggalan orangtuanya akan diperbaiki oleh pemerintah.
Nyoman Jendrika bersama unsur Dinas Sosial Klungkung datang khusus untuk melakukan peletakan batu pertama, untuk pembangunan kembali rumah reot berukuran 4 x 6 meter milik dadong (nenek) Rakni.
Sebelulnya rumah tersebut pernah viral di media sosial, karena kondisinya yang memprihatinkan.
"Ini bangunan dari jaman saya kecil milik orang tua, atapnya dulu ilalang sudah diganti jadi seng tapi sudah rusak juga, temboknya dari tanah liat seperti bangunan rumah jaman dulu," ungkap Rakni.
Melihat kondisi rumah dadong Rakni yang rusak berat, I Nyoman Jendrika merasa prihatin.
Ia meminta petugas yang membangun rumah baru untuk dadong Rakni bisa bekerja lebih cepat. Sehingga bangunan bisa segera ditempati.
“Mudah-mudahan cepat selesai agar bisa segera ditempati, ini sudah sering turun hujan, kasian beliau kondisinya nanti kehujanan,” kata Jendrika.
Kepala Dinas Sosial Klungkung, I Gusti Agung Putra Mahajaya mengatakan, bedah rumah untuk Wayan Rakni diprioritaskan karena kondidinya yang rusak berat.
Baca juga: Akui Sistem Sirekap Ada Salah Baca, Komisioner KPU Badung : Disinkronkan Melalui Rekapitulasi
Tahun 2024 ini, ada sebanyak 212 usulan bedah rumah dan 39 rehab rumah di Klungkung.
Namun karena keterbatasan anggaran, hanya 50 bedah rumah dan 19 rehab yang bisa ditangani.
"Anggaran bedah rumah tahun ini Rp2,53 miliar. Jadi yang jadi prioritas yakni warga penerima manfaat yang rumahnya benar-benar sudah tidak bisa ditempati lagi. Kemudian rumah yang ditempati oleh penyandang disabilitas," Putra Mahajaya.
Anggaran bedah rumah untuk 1 unitnya sebesar Rp 40 juta.
Proses pembangunan dilaksanakan selama 3 bulan dimulai 1 Februari sampai 30 April.
"Tim Dinsos Klungkung akan turun untuk melakukan monitoring," ungkap Mahajaya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Klungkung-Nyoman-Jendrika-bersama-unsur-Dinas-Sosial-Klungkung.jpg)