Berita Denpasar
160 Ogoh-Ogoh Dinilai di Denpasar, 12 Besar Ikut Parade di Catur Muka
Pelaksanaan penilaian lomba ogoh-ogoh di Kota Denpasar dimulai Sabtu 17 Februari 2024. Penilaian ini akan digelar hingga Minggu, 18 Februari 2024.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan penilaian lomba ogoh-ogoh di Kota Denpasar dimulai Sabtu 17 Februari 2024.
Penilaian ini akan digelar hingga Minggu, 18 Februari 2024.
Lomba ogoh-ogoh kali ini merupakan rangkauan dari pelaksanaan Kesanga Festival yang kedua.
Baca juga: Polsek Denpasar Utara Ungkap Modus Minta Sumbangan Ogoh-ogoh, Ketut S Ngaku Jadi Pemuda Setempat
Salah satu ogoh-ogoh yang dinilai adalah karya Sekaa Teruna Teruni Kesatria Yowana Banjar Alangkajeng Menak.
Adapun ogoh-ogoh yang dibuat berjudul Tri Mala Paksa.
"Terinspirasi dari Sang Tiga Bucari yang diadaptasi dari persembahan saat Kajeng Kliwon yakni menghaturkan nasi kepelan," kata Ketua ST, Anak Agung Ngurah Manik Jaya Diningrat.
Baca juga: Badung Cairkan Dana Kreativitas Ogoh-Ogoh Sebesar Rp 11 M Lebih Kepada 580 Sekaa Teruna
Dalam pembuatan ogoh-ogoh ini dimulai sejak akhir November 2023.
"Dilaksanakan lebih awal karena terbentur banyak hari raya termasuk Galungan dan Kuningan. Juga ada hajatan Pemilu," katanya.
Sementara itu, salah seorang juri Komang Indra Wirawan atau Komang Gases mengatakan ada tiga hal yang dinilai dalam lomba ini.
Baca juga: Dinas Kebudayaan Klungkung Pastikan Kembali Gelar Lomba Ogoh-Ogoh, Ingatkan Tidak Bermuatan Politik
Pertama ada ide yang diangkat agar orisinal atau baru.
"Kedua ada kreativitas dan rancang bangun termasuk proporsional dari ogoh-ogoh itu sendiri," katanya.
Dan yang ketiga adalah pertunjukan, sehingga di akhir penilaian anggota ST diminta mengangkat dan menggoyang-goyangkan ogoh-ogoh itu.
Baca juga: Terbentur Pujawali, Desa Adat Buleleng Putuskan Tidak Ada Ogoh-Ogoh Saat Nyepi Tahun Ini
"Karena sesuai dengan definisi ogoh-ogoh yakni ogah-ogah atau karya tiga dimensi yang ditarikan," katanya.
Sebanyak 160 ogoh-ogoh di empat kecamatan akan bersaing dalam lomba ini.
Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan dari penilaian ini akan dicari sebanyak tiga ogoh-ogoh terbaik di masing-masing kecamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelaksanaan-penilaian-lomba-ogoh-ogoh-di-Kota-Denpasar.jpg)