Bisnis
Waspada Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, BI Bali: Permintaan Masyarakat Kembali Normal
Waspada Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, BI Bali: Permintaan Masyarakat Kembali Normal
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kinerja penjualan eceran pada tahun 2024 diprakirakan meningkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali melalui akun sosial media bank_indonesia_bali, Senin (19/2/2024), dikatakan bahwasannya Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2024 yang secara tahunan tumbuh 3,7 persen (yoy) mencapai 216,0.
Peningkatan pertumbuhan penjualan terjadi pada mayoritas kelompok, terutama kelompok Barang Lainnya khususnya pada Subkelompok Sandang, Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.
Secara bulanan, pertumbuhan penjualan eceran diprakirakan terkontraksi 1,0% (mtm), sejalan dengan normalisasi permintaan masyarakat setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur tahun baru serta faktor cuaca.
Penurunan terutama terjadi pada Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, diikuti Subkelompok Sandang, Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.
Baca juga: KUR BRI 2024: Bocoran Tabel Angsuran Terbaru, Pinjam Rp40 Juta Cicilan Mulai Rp866 Ribuan/Bulan
Dari sisi harga, Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Maret 2024 tercatat sebesar 137,2, meningkat dari 129,3 pada Februari 2024 didorong oleh ekspektasi kenaikan harga pada bulan Ramadan.
Sementara itu, IEH Juni 2024 tercatat sebesar 125,8, lebih rendah dari indeks pada Mei 2024 yang sebesar 132,4 karena kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan yang dipandang mendukung pembentukan harga lebih rendah.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.