Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Jelang Galungan, Harga Bunga Gumitir Anjlok Rp 2.500 Per Kilogramnya

arga bunga gumitir dan pacar galuh anjlok  menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Karangasem.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
Saiful Rohim
Pedagang menjual bunga gumitir dan pacar galuh sekitar Terminal Subagan, Kecamatan Karangasem, Rabu (21/2/2024). Bunga dikemas memakai plastik. 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Harga bunga gumitir dan pacar galuh anjlok  menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Karangasem.

Harga bunga gumitir sebelumnya  capai 15 ribu  per kilogram, kini turun jadi 10 ribu di beberapa pasar tradisional di Karangasem.

Sedangkan harga di petani sekitar 5 - 8 ribu.

Untuk harga bunga pacar galuh 10 ribu per plastik merah. Isi sekitar 4 kilogram.

Seandainya di kalkulasi, harga 1 kilogramnya sekitar 2.500.

Artinya ada penurunan dibanding  sebelumnya  yang  tembus 4  ribu  perkilogram.

Harga bunga menurun seminggu yang  lalu. Kemungkinan karena pasokan yang melimpah.

I Nyoman Widi, petani asal bunga asal Subagan, mengaku, petani banyak mengeluh lantaran harga bunga  anjlok jelang  Galungan dan Kuningan.

Anjloknya harga dikarenakan stok bunga banyak. Kemungkinan  petani memanen  bersamaan, sehingga melimpah.

Untuk permintaan mengalami peningkatan.

Baca juga: Antre dari Pagi, Masyarakat Rela Beli Gas Melon Sesuai HET, Melonjak Mulai Rp 20 Ribu Hingga 25 Ribu


"Mungkin  petani  memanen bunga sekarang berharap harga bisa naik. Mengingat beberapa hari lagi akan Galungan. Ternyata harapannya  tak  sesuai kenyataan.  Harganya ternyata anjlok,"kata Nyoman Widi ditemui di Pasar Subagan. 

Permintaan bunga mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.

Kemungkinan mendekati Galungan. Sebelum Galungan ada Sugihan Jawa, Bali, dan upacara lain.

"Permintaan yang banyak yakni bunga gumitir. Kalau bunga pacar galuh permintaan sedikit. Kadang dibuang kalau tak laku dijual,"imbuh Nyoman Wi

Ketut Suardana, petani bunga asal Bebandem, mengutarakan, hal sama.

Saat ini petani bunga di Bebandem rata - rata memanen sekitar 40 sampai 50 kilogram tiap hari.

Hasil panen di jual sekitar Kab. Karangasem.

"Stok bunga banyak. Kemarin bunga pacar galuh dibuang karena tidak laku dijual,"tambah Suardana. 

Baca juga: Viral : Ogoh-Ogoh ST. Dharma Satya Mandala Dalung Dibakar Oleh Oknum Tak Bertanggung Jawab

"Kita berharap harga bunga meningkat jelang Galungan dan Kuningan. Kasihan petani. Banyak yang merugi. Sekarang petani mengeluh karena banyak ruginya. Penjualan bunga tidak sesuai dengan biaya operasional," harap Suar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved