Kalender Bali
KALENDER BALI: Jadwal Hari Raya Hindu Sepanjang Mei 2024 Lengkap Dengan Penjelasan Rerahinannya
KALENDER BALI: Jadwal Hari Raya Hindu Sepanjang Mei 2024 Lengkap Dengan Penjelasan Rerahinannya
Segehan ini dihaturkan kepada para Bhutakala agar tidak mengganggu, dinatar merajan dihaturkan segehan panca warna ditujukan pada Sang Bhuta Bhucari, dinatar pekarangan rumah dihaturkan pada Sang Kala Bhucari, didepan pintu pekarangan rumah atau angkul - angkul dihaturkan pada Sang Durga Bhucari dan juga ditempat lainya, yang tak lain adalah akumulasi dari limbah atau kotoran yang dihasilkan oleh pikiran, perkataan dan perbuatan manusia dalam kurun waktu tertentu.
Dan dengan sarana segehan ini diharapkan nantinya dapat untuk menetralisir dan dapat untuk menghilangkan pengaruh negatip dari limbah tersebut.
Segehan juga dapat dikatakan sebagai lambang harmonisnya hubungan manusia dengan semua ciptaan Tuhan (palemahan).
Segehan ini biasanya dihaturkan setiap hari atau pada saat rahinan dan hari - hari tertentu.
3. Tumpek Kandang/Tumpek uye
Tumpek Uye, merupakan salah satu hari raya dipercaya umat Hindu Bali berdasarkan perhitungan pawukon (wuku) untuk memuliakan Tuhan yang dipuja adalah Ida Sang Hyang Widhi, bukan memuja binatang, demikian pula terhadap tumbuh-tumbuhan, senjata-senjata, gamelan dan sebagainya.
Adapun sarana upakara yang penting untuk diketahui dalam peringatan Tumpek Uye ini untuk sarana bebantenan bagi pemilik hewan kuda, sapi atau kerbau.
Bantennya terdiri dari tumpeng Tumpek Kandang diartikan,adalah sebagai upacara untuk selamatan binatang-binatang seperti binatang yang disembelih dan binatang peliharaan.
Hakekatnya pada rahina ini untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi, Sang Hyang Siwa Pasupati yang disebut Rare Angon, penggembala makhluk.
Berdasarkan kutipan ini, tegas bahwa yang dipuja adalah Ida Sang Hyang Widhi, bukan memuja binatang, demikian pula terhadap tumbuh-tumbuhan, senjata-senjata, gamelan dan sebagainya.
Adapun tujuan dari Tumpek Kandang dalam agama Hindu yaitu mengajarkan cinta kasih yang besar kepada seluruh ciptaan Tuhan.
Lalu, Kenapa harus ada upacara untuk para binatang?
Sesungguhnya hal ini bertujuan mengajarkan sifat untuk menghargai tak hanya kepada sesama manusia tapi juga kepada binatang ,tumbuhan dan seluruh ciptaan Tuhan.
Karena dalam hindu terdapat amanat untuk menjaga keharmonisan hidup dengan semua mahluk dan alam semesta.
Selain itu dalam ajaran Hindu, meyakini bahwa semua makhluk memiliki jiwa yang berasal dari Ida Sang Hyang Widhi.
4. Buda Wage Menail
Buda Wage atau Buda Cemeng Menail yang jatuh pada hari Rabu, merupakan salah satu hari suci bagi umat Hindu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.