Populer Bali

Viral Bali: Jelang Galungan Harga Cabai dan Bahan Pangan Meroket, Solusi Kelangkaan Gas di Badung

Berikut berita viral Bali yang menjadi sorotan hangat publik di Pulau Dewata jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Tribun Bali/Arini Valentya Chusni
Mendekati Galungan, Harga Cabai Rawit Kecil Rp 100 Ribu/Kilogram di Pasar Cokroaminoto Denpasar 

Harga kebutuhan pokok dan jenis bumbu dapur di pasar selalu terjadi saat jelang hari raya.

"Saya sempat dialog dengan pedagang, baik daging ayam, bumbu, sembako. Untuk ketersediaan serta pasokan masih aman," kata Dana.

Baca juga: Viral Bali: Jelang Galungan Elpiji 3 Kg Langka di Sejumlah Daerah di Bali, Bunga Gemitir-Pacah Naik

Seandainya harga kebutuhan pokok di pasar sudah di luar dari kewajaran, Pemda Karangasem melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Karangasem akan mengambil langkah untuk stabilisasi harga.

Satu di antaranya melaksanakan pasar murah, baik di tingkat kecamatan maupun desa.

"Kami sudah koordinasi dengan Bulog Bali untuk tambah pasokan beras SPHP ke pasar tradisional di Karangasem agar stabilitas harga tetap terjaga jelang hari raya," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada pada beberapa waktu lalu mengatakan, tanaman cabai rawit bisa tumbuh di mana saja, termasuk di pekarangan rumah, kebun, bahkan sawah.

Selama ini ia mengatakan sudah membagikan bibit cabai rawit sehingga harga cabai standar.

Hal tersebut dilakukannya untuk antisipasi agar masyarakat cukup mengonsumsi cabai dan tidak kesulitan stok.

“Bagi-bagi bibit cabai kepada masyarakat bagi yang butuh bibit cabai ready ada di kita gratis. Yang penting jangan banyak-banyak dan cukup untuk kebutuhan rumah tangga. Dan tergantung permintaan dia cukup untuk ditanam di pekarangannya,” ucap Sunada

Kelangkaan Elpiji 3 Kg Diselesaikan Sekda dan Pertamina

Meski masyarakat di Badung kesulitan elpiji 3 kilogram, Pemerintah Kabupaten Badung tidak akan menggelar operasi pasar khusus gas.

Hal itu karena Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa sudah turun gunung menyikapi masalah elpiji 3 kg di Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, Made Widiana mengatakan, tidak dilaksanakan operasi pasar terkait dengan elpiji 3 kg karena pihak pemerintah sudah berkoordinasi dengan Pertamina secara langsung.

"Bapak Sekda sudah langsung turun gunung. Jadi permasalahannya dan solusinya sudah pasti dicarikan," ujar Widiana, Jumat (23/2).

Pihaknya mengakui, sejatinya masalah kelangkaan elpiji 3 kg karena tingginya penggunaan di masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved