Berita Denpasar
Hari Raya Galungan, Polda Bali Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil, Awasi Oknum Nakal
Hari Raya Galungan, Polda Bali Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil, Awasi Oknum Nakal
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali memastikan stabilitas ketersediaan stok dan harga sembako saat Hari Raya Galungan di Bali sekaligus mengingatkan agar tidak ada aksi oknum nakal yang merugikan masyarakat.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H menegaskan pengawasan agar tidak ada aksi oknum nakal yang sengaja memanfaatkan situasi Hari Raya Galungan untuk mengeruk keuntungan.
Sebagaimana disampaikan Kombes Pol Jansen, usai Satgas Pangan Gabungan mengecek ketersediaan dan harga sembako di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali, pada Selasa 27 Februari 2024.
"Pengawasan dilaksanakan pada tingkat retail dan distributor pangan yang ada di Bali, jangan sampai stok tidak mencukupi dan jaga-jaga dari oknum yang memanfaatkan situasi hingga mengakibatkan kenaikan harga di pasaran dan itu sangat merugikan masyarakat," tuturnya.
Adapun satgas pangan yang melakukan pengecekan terdiri dari Polri, Dinas Perdagangan dan Pertanian serta Bulog Provinsi Bali yang bertujuan untuk pengawasan ketersediaan dan kestabilan harga sembako di masyarakat.
Sementara itu, untuk pendampingan, dikatakan Kabid Humas, Satgas juga melakukan operasi pasar murah sembako di Pasar Kreneng guna mengimbangi jika ada kenaikan harga sembako di pasaran.
"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan istansi terkait untuk deteksi dan antisipasi lebih awal jika ada kenaikan harga sembako di pasaran," bebernya.
Dari hasil pengecekan stok dan harga Sembako di pasar kreneng, Satgas pangan menyatakan hingga akhir Februari stok sembako mencukupi dan harga juga masih normal di pasaran.
"Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panik terkait informasi keterbatasan stok hingga kenaikan harga sembako, karena itu informasi hoaks," pungkasnya.
Baca juga: Dinas PKP Bangli Pastikan Daging Babi Bebas Cacing
Pantauan Tribun Bali, gas elpiji 3 kilogram yang sempat langka di pasaran kini mulai kembali mudah didapat setelah masyarakat banyak mengeluh kesulitan mendapatkan gas melon tersebut, terdapat kenaikan harga gas 3 kilogram di tingkat pengecer dari biasanya didapat dengan harga sekitar Rp 22 ribu kini menjadi Rp 25 ribu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-jual-beli-di-pedagang-sembako-di-Pasar-Rakyat-Gianyar.jpg)