Bali United
Dramatis, Bali United Pecah Telor, Dua Pemain Lokal Unjuk Gigi, Gede Sunu Gol Perdana di Liga 1
Eky Taufik masuk menggantikan Gavin Kwan Adsit, M.Shulton masuk menggantikan Arapenta dan Arif Budiyono masuk menggantikan Alfath Faathier.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
"Sebelum main sudah tahu lawan Solo datang ke sini sama berapa pertandingan terakhir hasil positif, momentum bagus di dalam kompetisi, kami tahu kulitas pemain Solo bagus, kami babak pertama main lebih bagus dari mereka, kami menyerang sama bertahan bagus babak pertama cetak 2 gol," beber Teco usai laga.
Perubahan yang dilakukan Milomir di babak kedua diakui Teco cukup efektif setelah sempat memperkecil kedudukan, namun Teco kembali berhasil mengantisipasi dengan taktikal yang dilakukan melalui masuknya Ardi Idrus dan Yabes Roni.
"Babak kedua awal mereka bisa cetak gol lawan kami, perubahan di dalam sistem taktikal, babak kedua kami bertahan lebih bagus pasang pemain juga siap dari bangku cadangan, Rahmat cetak gol membuat menjadi 3-1," tuturnya.
"Sudah selesai pertandingan mereka cetak gol sudah selesai kami dapat hasil yang penting percaya diri, suporter percaya tim," imbuhnya.
Kemenangan ini membuat Bali United naik satu peringkat ke posisi 3 dengan poin 45, sama dengan Persib Bandung yang berada di atasnya.
Bali United menggeser PSIS Semarang ke posisi ke 4 dan menjauhi Madura United yang berada di peringkat 5.
"Sekarang kami di posisi nomor 3, poin sama dengan nomor 2 Persib Bandung di atas mudah-mudahan dapat hasil postif, dan kedepan jarak pertandingan dekat, kami harus fokus program latihan buat hasil positif," tuturnya.
Hari Raya Galungan ini menjadi hari yang baik bagi dua pemain asal Bali, Gede Sunu dan Andhika Wijaya, keduanya mengemas masing-masing satu gol.
Gol ini juga sangat spesial bagi Gede Sunu yang baru tampil 2 kali di Liga 1 dan langsung mencetak gol pertamanya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Gede Sunu mengaku sangat termotivasi saat bermain di kandang di hadapan suporter, dan apalagi gol yang dia lesakkan mengakhiri puasa gol Bali United di tiga pekan terakhir.
"Saya bersyukur atas kemenangan di kandang ini, modal penting untuk pertandingan selanjutnya, ini pertanidngan bagus, semua pemain kerja keras, tensi tinggi, kami raih 3 poin, gol yang saya cetak karena bantuan senior akhirnya saya bisa mencetak gol," ucapnya.
"Kami sangat termotivasi bermain di kandang, suporter mereka antusias tinggi, sangat membantu meraih 3 poin hari ini," imbuhnya.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija mengakui bahwa 3 gol Bali United yang tercipta murni kesalahan pemainnya yang melakukan miskomunikasi di atas lapangan, sehingga berhasil dimanfaatkan Bali United untuk dikonversi menjadi gol.
"Mereka berhasil memanfaatkan kesalahan, 3 gol yang tercipta murni kesalahan, kami menyayangkan pemain miskomunikasi yang menjadi hukuman bagi kami, melawan Bali United menyulitkan kami, babak kedua kami sebenarnya berhasil bangkit, sekarang sisa 8 laga kami harus mempersiapkan diri di jalur kemenangan," tuturnya.
"Ini menjadi pelajaran bagi kami, kami harus berjuang lebih keras," sambungnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.