Bali United
Dramatis, Bali United Pecah Telor, Dua Pemain Lokal Unjuk Gigi, Gede Sunu Gol Perdana di Liga 1
Eky Taufik masuk menggantikan Gavin Kwan Adsit, M.Shulton masuk menggantikan Arapenta dan Arif Budiyono masuk menggantikan Alfath Faathier.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pemain Persis Solo, Rian Miziar menuturkan bahwa kedepan ia dan rekan-rekan harus segera memperbaiki dari kesalahan yang tercipta dalam pertandingan ini di tengah jadwal yang padat.
"Kami kalah karena kesalahan kami sendiri, kami harus bisa memperbaiki pertandingan berikutnya, tidak ada waktu, pertandingan satu ke lain sangat singkat, kami harus berbenah secepatnya, mohon maaf suporter yang jauh jauh ke sini kami belum bisa memberikan hasil yang maksimal," ucapnya.
Tiket Offline dan Hapus Larangan Merokok Tak Buat Stadion Penuh
Penjualan tiket secara offline dan menghapus larangan merokok nyatanya tak membuat Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali penuh suporter, kehadiran jumlah suporter dalam pertandingan ini sebanyak 5.898 penonton, masih jauh dibandingkan laga pekan ke 23 saat melawan Persib Bandung lalu yang mencapai 10.607 penonton saat pertamakali diterapkannya tiket offline.
Suporter kedua kesebelasan saling memberikan support kepada tim kebanggaan, meski terdapat regulasi yang melarang suporter untuk hadir di laga tandang, namun terdapat sejumlah suporter Persis Solo yang nekat datang ke Stadion Dipta.
Situasi tribun suporter terpantau kondusif, namun jelang pertandingan berakhir sempat terjadi gesekan, pertandingan sempat terhenti setelah terjadi gesekan antar suporter pada menit ke 85 usai terjadinya gol dari M.Rahmat pada menit ke 81, namun keributan itu tak lama bisa diredam, pertandingan pun sempat terhenti selama 4 menit yang sempat mendapat protes keras dari Pelatih Bali United, akibat protes keras itu, Coach Teco pun mendapatkan kartu kuning.
Setelah situasi kondusif, kedua suporter menyuarakan chant-chant perdamaian, seperti Sayonara, di akhir laga, suporter Bali United juga memberikan waktu kepada suporter Persis Solo, Pasoepati untuk menyanyikan Anthem Satu Jiwa mereka kepada para pemain Persis Solo.
Kemudian dilanjutkan dengan suporter Bali United yang menyanyikan anthem Rasa Bangga kepada punggawa Serdadu Tridatu yang telah berjuang penuh dan berhasil mempersembahkan kemenangan di kandang usai 2 kali tidak meraih kemenangan di laga tandang melawan Persik Kediri dan PSM Makassar. (*)
Kumpulan Artikel Bali United
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.