Berita Jembrana
Trans Bahagia Dilaunching Besok, Dirangkai Peringatan Tiga Tahun Kepemimpinan Tamba-Ipat
Trans Bahagia Dilaunching Besok, Dirangkai Peringatan Tiga Tahun Kepemimpinan Tamba-Ipat
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
NEGARA, TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah armada angkot dan angdes nampak berkumpul di halaman parkir Kebun Raya Jaganatha Jembrana, Jumat 1 Maret 2024.
Mobil angkutan roda empat yang dominan berwarna biru dan putih tersebut nampak dipasangi stiker "Trans Bahagia".
Adalah persiapan launching program angkutan siswa gratis untuk jenjang SMP di Jembrana.
Secara resmi, program tersebut akan dilaunching pada rangkaian HUT 3 Tahun Kepemimpinan I Nengah Tamba-I Gede Ngurah Patriana Krisna atau Tamba-Ipat di Gumi Mekepung, Sabtu 2 Maret 2024 besok.
"Sekarang masih persiapan seperti pemasangan stiker," kata Kabid Perhubungan, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (PKP) Jembrana, I Gede Ariadi saat dikonfirmasi, Jumat 1 Maret.
Gede Ariadi menyebutkan, seluruh hal terkait program layanan angkutan siswa gratis ini telah rampung. Mulai dari anggaran, armada, jumlah penerima layanan hingga titik kumpul.
Sehingga launching akan dilaksanakan Sabtu 2 Maret 2024 besok.
"Besok dilaunching sama Bapak Bupati secara langsung dan mulai berlaku," tandasnya.
Untuk diketahui, Pemkab Jembrana memastikan program angkutan gratis untuk siswa SMP dimulai tahun 2024 ini.
Baca juga: Jelang Pilkada Badung, Wayan Suyasa Ungkap Siap Lawan Gus Bota, Adi Arnawa Gandeng Bima Nata?
Total anggaran yang digelontorkan dalam setahun hampir mencapai Rp1 Miliar.
Ada ratusan siswa yang akan diakomodir.
Mereka adalah siswa yang memiliki kartu Indonesia pintar (KIP) dan masuk dalam DTKS.
Total armada yang dilibatkan sebanyak 54 unit.
Menurut data yang diperoleh, total penerima manfaat adalah sebanyak 169 orang siswa tersebar di 12 SMPN se-Jembrana.
Mereka adalah siswa yang memiliki KIP serta masuk dalam DTKS.
Jumlah yang diterima dari Disdikpora Jembrana tersebut jauh berkurang jauh dibanding data sebelumnya yakni sebanyak 390 orang.
Sebab, data sebelumnya belum update atau masih memasukkan siswa yang ternyata sudah tamat sekolah.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.