Harta Kekayaan

Segini Harta Kekayaan Bupati Jembrana Nengah Tamba yang Diprediksi Maju Kembali di Pilkada 2024

Berikut harta kekayaan Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang diprediksi akan kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak

Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM/ I Made Praesetia Aryawan
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama keluarga menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di TPS 13 di Balai Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Rabu 14 Februari 2024. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA – Berikut harta kekayaan Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang diprediksi akan kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Sosok I Nengah Tamba tengah menjadi sorotan dalam Pilkada 2024 dan kader dari partai Demokrat diyakini bakal kembali maju.

Dalam Pilkada 2024, I Nengah Tamba disebut-sebut akan maju kembali sebagai petahana dan kembali berpasangan dengan I Gede Ngurah Patriana atau Ipat.

Baca juga: UPDATE Pileg DPD RI pada Pemilu 2024, Rai Mantra Masih Unggul, AWK dan Niluh Djelantik Saling Kejar

Berikut harta kekayaan I Nengah Tamba yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari LHKPN terakhir yang dilaporkan pada Tahun 2022, harta kekayaan I Nengah Tamba mencapai Rp 5.833.938.961.

Sementara ketika menjabat sebagai anggota DPRD Bali dari partai Demokrat pada 2018 silam, harta kekayaan I Nengah Tamba yang dilaporkan mencapai Rp 6.694.145.729.

Kemudian ketika mencalonkan diri maju dalam Pilkada 2019 lalu, harta kekayaan I Nengah Tamba turun menjadi Rp 5.037.000.000.

Selanjutnya di tahun 2021, ketika menduduki jabatan bupati di Jembrana, harta kekayaan I Nengah Tamba turun menjadi Rp 4.901.717.205.

Kemudian tahun terakhir ia melaporkan yakni tahun 2022, harta kekayaannya meningkat kembali menjadi Rp5.833.938.961.

Baca juga: Soal Pilkada, Golkar Bangli Masih Tunggu Hasil Penetapan Suara KPU, PDI Minta Sabar Dulu

Simak rincian harta kekayaan I Nengah Tamba berikut ini di Tahun 2022 mengutip LHKPN KPK:

I. DATA PRIBADI

1. Nama : I NENGAH TAMBA

2. Jabatan : BUPATI

 3. NHK : 532746

II. DATA HARTA

A. Tanah dan Bangunan Rp6.200.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/120 m2 di Kab/Kota Kota Denpasar , Hasil Sendiri Rp2.000.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 285 m2/250 m2 di Kab / Kota Kota Denpasar , Hasil Sendiri Rp3.500.000.000

3. Tanah Seluas 2230 m2 di Kab / Kota Jembrana, Hasil Sendiri Rp400.000.000

4. Tanah Seluas 1000 m2 di Kab / Kota Jembrana, Hasil Sendiri Rp300.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp680.000.000

1. MOBIL, TOYOTA LANCRUISER CANVASTO JEEP Tahun 1978, Hasil Sendiri Rp. 85.000.000

2. MOBIL, LANDROVER JEEP Tahun 1964, Hasil Sendiri Rp150.000.000

3. MOBIL, TOYOTA INNOVA REBOUND MINIBUS Tahun 2018, Hasil Sendiri Rp240.000.000

 4. MOTOR, HONDA BEAT Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp5.000.000

5. MOBIL, TOYOTA ALPARD MINIBUS Tahun 2010, Hasil Sendiri Rp200.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya Rp410.000.000

D. Surat Berharga Rp. ----

E. Kas Dan Setara Kas Rp. 43.938.961 2022

F. Harta Lainnya Rp. ---- Sub Total Rp. 7.333.938.961

III. Utang Rp. 1.500.000.000 IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp5.833.938.961.

Baca juga: Prediksi Pemenang Pileg Dapil Gianyar Berdasarkan Data Pleno KPU

Pileg DPRD Jembrana

Sementara itu, Pemilihan Legislatif (Pileg) di Pemilu 2024 di Kabupaten Jembrana kian menarik diikuti.

Sebab, dari hasil perolehan suara sementara Golkar Jembrana diprediksi tak mendapatkan jatah kursi.

Sementara, alokasi kursi bakal digeser oleh Demokrat Jembrana yang disebutkan berhasil memenangkan calonnya, I Gede Ghumi Asvatham yang merupakan putra sulung Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

Ghumi disebutkan mendulang suara hampir 30 ribu suara.

Sementara untuk PDIP Jembrana masih berkibar dengan raihan 69 ribu lebih suara.

Sehingga diproyeksikan bakal berhasil meraih dua kursi untuk DPRD Provinsi Bali.

Salah satunya adalah Ketua DPC PDIP Jembrana yang maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Bali, I Made Kembang Hartawan yang suaranya diinformasikan sudah hampir mencapai 41 ribu lebih.

Sementara untuk caleg PDIP yang berpotensi duduk kembali adalah I Ketut Sugiasa.

Politikus asal Kelurahan Dauhwaru ini mendulang suara 14 ribu lebih.

Kemudian Caleg Gerindra, I Kade Darma Susila mendulang suara 13 ribuan. 

Sehingga empat kursi DPRD Provinsi Dapil Jembrana bakal diisi oleh I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa dari PDIP, I Gede Ghumi Asvatham dari Demokrat dan I Kade Darma Susila dari Gerindra.

"Astungkara. Provinsi mantap (Raihan suara)," kata Ketua DPC PDIP Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat dikonfirmasi, belum lama ini. 

Politikus asal Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan ini menyebutkan secara total PDIP Jembrana mendulang sekitar 67 ribu suara pada Pemilu kali ini.

Sementara untuk suara dirinya pribadi mencapai di angka 41 ribu lebih suara.

Sehingga dengan raihan tersebut PDIP Jembrana bakal tetap mengunci raihan dua kursi di DPRD Provinsi.

"Astungkara, untuk partai mencapai 60-an ribu. Jadi dua kursi di provinsi itu pasti," ucapnya. 

Disinggung mengenai raihan kursi di DPRD Kabupaten, Wakil Bupati Jembrana periode 2010-2020 ini menyebutkan diprediksi bakal terjadi penurunan. Namun tidak signifikan.

"Hanya menurun sedikit (kursi kabupaten)," tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD II Golkar Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna mengungkapkan, perolehan sementara Pileg pada Pemilu 2024 sudah mulai tergambarkan.

Untuk kursi DPRD Provinsi Bali diproyeksi hilang alias tak mendapat jatah.

Sebab, raihan suara berada di bawah para partai pesaingnya. 

Pria yang lebih akrab disapa Ipat tersebut pun pesimistis bahwa partai lambang beringin ini bisa bersaing untuk perebutan kursi DPRD Provinsi.

Ia menyebutkan, Golkar Jembrana hanya memperoleh sekitar 20 ribuan saja, sementara PDIP Jembrana di angka 60 ribuan.

"Kami masih tetap menunggu pleno. Tapi kemungkinan tidak masuk. Golkar (Jembrana) tak masuk di DPRD Provinsi," ucapnya. 

Lalu bagaimana dengan kursi di DPRD Kabupaten, pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Jembrana ini kemungkinan jumlah kursi tidak bertambah maupun berkurang. 

"Kabupaten kemungkinan tetap," tandasnya.Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Jembrana, I Kade Darma Susila mengucap syukur atas raihan suaranya.

Sehingga kursi DPRD Bali untuk Gerindra masih bertahan.

Namun, ia akan lebih fokus mengawal suara hingga rekapitulasi selesai dan ditetapkan. 

"Astungkara bertahan satu kursi di Provinsi," tandasnya.

Untuk diketahui, hasil Pileg 2019 untuk DPRD Provinsi Bali dikuasai tiga partai.

Dua kursi dari PDIP, satu kursi dari Golkar, dan satu kursi dari Gerindra.

Namun pada Pemilu 2024 ini, yang berpeluang meraih kursi adalah PDIP, Demokrat, Gerindra dan Golkar. (*/Tribun Bali)

>>> Baca berita terkait <<< 

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved