Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kalender Bali

Hari Raya Nyepi dalam Hindu Bali, Simak Sejarah, Rangkaian Hingga Doa yang Sebaiknya Dipanjatkan

Hari Raya Nyepi dalam Hindu Bali, Simak Sejarah, Rangkaian Hingga Doa yang Sebaiknya Dipanjatkan

Editor: Putu Kartika Viktriani
dok. Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi Nyepi di Bali - Hari Raya Nyepi dalam Hindu Bali, Simak Sejarah, Rangkaian Hingga Doa yang Sebaiknya Dipanjatkan 

TRIBUNBALI.COM - Inilah ulasan mengenai perayaan Hari raya Nyepi umat Hindu di Bali.

Hari Raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu di Bali pada senin 11 Maret 2024.

Perayaan Nyepi di Bali memiliki akar dari agama Hindu yang ada di India dalam aspek ritual dan maknanya.

Nyepi berasal dari kata “sepi” yang berarti sunyi atau senyap.

Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi yang identik dengan kemeriahan, Tahun Baru Saka dirayakan dalam keheningan.

Pada hari Nyepi, umat Hindu akan berdiam di dalam rumah dan tidak boleh melakukan pekerjaan.

Selain itu umat Hindu biasanya melakukan puasa dan berdoa untuk lebih mendekatkan diri kehadapan tuhan yang maha esa agar bisa menyucikan bhuana alit dan bhuana agung.

Baca juga: KALENDER BALI: Jadwal Hari Raya Hindu Sepanjang Mei 2024 Lengkap Dengan Penjelasan Rerahinannya

Sejarah Hari Raya Nyepi

Penetapan Hari Raya Nyepi sebagi bagian dari hari raya umat Hindu diBali juga sebagai hari libur nasional, yang tertuang tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 1983.

Keppres yang pernah ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 19 Januari 1983 ini berisi mengenai tentang penetapan hari raya Nyepi dan Waisak sebagai hari libur nasional.

 

Upacara Ngerupuk dilakukan tepat sehari sebelum hari Nyepi tiba dan masyarakat wajib melakukan persembahan kepada Bhuta Kala, dengan tujuan mengusir Bhuta Kala agar tidak menggangu kehidupan manusia saat sedang melakukan brata penyepian.

Hari Raya Nyepi telah diperingati sebagai tahun baru umat Hindu berdasarkan penanggalan Saka sejak tahun 78 M.

Perayaan Nyepi di Bali memiliki akar dari agama Hindu di India dalam aspek ritual dan maknanya.

Nyepi berasal dari kata “sepi” yang berarti sunyi atau senyap.

Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi yang identik dengan kemeriahan, Tahun Baru Saka dirayakan dalam keheningan.

Rangkaian Hari Raya Nyepi

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved