Pria Tewas di Puncak Gunung Agung

Pria Pendaki Berusia Senja Ditemukan Tak Bernyawa di Puncak Gunung Agung Bali, Begini Kondisinya

Sorotan berita terhangat Bali, seorang diduga Warga Negara Asing (WNA) ditemukan meninggal dunia di puncak Gunung Agung, Karangasem, Bali, Selasa

|
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
Pendaki meninggal di Gunung Agung - Seorang pria Ditemukan Meninggal di Puncak Gunung Agung Bali, Mangku Kayun: Naik Tanpa Pemandu 

Korban dilaporkan mendaki Gunung Agung seorang diri.

"Yang meninggal diperkirakan WNA. Dia naik tanpa pemandu lokal,"kata Mangku Kayun.

Terbaru, berita ini telah diupdate Pukul 15:26 Wita. Pendaki yang meninggal dunia diketahui WNI, bukan WNA. Baca updatenya di link berikut:

Baca juga: TERUNGKAP Identitas Jenazah yang Ditemukan di Puncak Gunung Agung, Asli WNI Alamat di Semarang

Baca juga: Ratna Sarumpaet Minta Maaf ke Warga Bali & Ini Beberapa Insiden Saat Catur Brata Hari Nyepi

Penutupan Jalur Pendakian Gunungan Agung

Sementara itu, sebagai informasi aktivitas pendakian ke Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali ditutup untuk sementara selama 29 hari, terhitung mulai 17 Maret sampai 14 April 2024.

Penutupan itu dilakukan terkait upacara Tawur Tabuh Gentuh serta Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiarta, mengatakan, penutupan pendakian dilakukan untuk memperlancar upacara dari awal hingga akhir.

Dan yang terpenting menjaga kesucian Pura Agung Besakih mengingat Ida Bhatara berstana di Gunung Agung sehingga harus disterilkan selama dilakukan karya Ida Bhatara Turun Kabeh.

"Penutupan sudah kesepakatan bersama. Oleh karena itu saya mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan pendakian selama karya dilaksanakan. Masyarakat juga harus menghormati. Surat imbauan sudah disebar," kata Jro Mangku, Kamis (29/2).

Panitia Karya Ida Bhatara Turun Kabeh sudah memberitahu ke guide untuk menunda pendakian jika ada wisatawan yang hendak mendaki.

Pihaknya meminta kepada pemandu untuk ikut menjaga jalur pendakian ke puncak gunung.

Seandainya ada wisatawan yang mendaki, agar diberitahu supaya tidak mendaki hingga ke puncak.

"Saya berharap semua mengerti dan paham terkait imbauan yang sudah diedarkan tentang penutupan pendakian selama karya Ida Bhatara Turun Kabeh. Ayo jaga kesucian Pura Besakih,” imbau Jro Mangku Widiarta, pria asli dari Besakih.

Seandainya ada masyarakat atau wisatawan yang nekat mendaki secara sembunyi-sembunyi dan terjadi sesuatu, yang bersangkutan harus bertanggung jawab sepenuhnya dengan menanggung konsekuensi sesuai peraturan yang berlaku.

"Mari bersama menyukseskan karya ini hingga selesai," kata Jro Mangku.

Baca juga: PHDI Bali Tanggapi Penggunaan Sound System Saat Pengarakan Ogoh-ogoh dan Warga Keluyuran Saat Nyepi

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved