DBD Di Bali
Jumlah Kasus DBD di Bangli Alami Peningkatan
asus demam berdarah yang ditangani RSUD Bangli terus mengalami peningkatan.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kasus demam berdarah yang ditangani RSUD Bangli terus mengalami peningkatan.
Tercatat sejak 15 hari terakhir, RSUD Bangli telah menerima 41 pasien.
Dari jumlah tersebut 25 pasien masih menjalani perawatan.
Demikian diungkapkan Kabid Pelayanan Medik, RSUD Bangli, dr Gede Sastrawan. Jumat (15/3/2024).
Diungkapkan dia, jika melihat dari tren dari Bulan Desember 2023, jumlah kasus DBD yang dirawat di RSUD Bangli terus meningkat.
Pada Desember tercatat ada 9 pasien. Selanjutnya di bulan Januari 2024 kasus DBD meningkat menjadi 24, dan pada bulan Februari tercatat ada 30 kasus.
"Memang terus mengalami peningkatan sejak bulan Desember," ujarnya.
Lanjut dr. Sastrawan, peningkatan kasus DBD dipengaruhi faktor cuaca (pancaroba).
Dikatakan jika kondisi ini merupakan siklus tahunan yang memang selalu terjadi. Walau demikian pihaknya selalu siap merawat pasien, dengan ketersediaan 215 bed perawatan.
Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Waspada dan Berhati-Hati
"Pada awal tahun 2023 juga seperti ini. Biasanya kondisi ini masih berlangsung hingga pergantian musim," katanya.
Disamping itu juga faktor lain. Seperti pengasapan (fogging) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Menurutnya cara ini efektif untuk menurunkan jumlah kasus DBD.
"Namun faktor yang paling besar pengaruhnya adalah iklim yang mulai bersahabat, hujan sudah mulai reda, maka kasus juga mulai akan menurun," tegasnya.
Berdasarkan data dari RSUD Bangli, kasus terbanyak berasal dari wilayah Kecamatan Bangli.
Pasien yang terjangkit DBD mulai dari dewasa hingga anak-anak.
Terhadap peningkatan kasus DBD ini, pihaknya mengimbau pada masyarakat untuk senantiasa menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSM) dengan cara 3M plus.
"Ini terdiri dari menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, tempat penampungan air minum dan lainnya," tandas dia.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.