Berita Karangasem

Sempat Bertengkar Dengan Orangtuanya, Seorang Pelajar Nekat Akhiri Hidup di Karangasem

Seorang pelajar SMA nekat akhiri hidup, sempat bertengkar dengan orangtuanya, ditemukan oleh adiknya

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
TKP - Sempat Bertengkar Dengan Orangtuanya, Seorang Pelajar Nekat Akhiri Hidup di Karangasem, Diduga Karena Sakit Hati 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Karangasem ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di palang pintu kamar rumahnya di Kecamatan Manggis, Sabtu 16 Maret 2024, sekitar pukul 17.30 Wita.

Inisial korban ialah Ni Putu CY, perempuan asal Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

Info di lapangan, yang pertama melihat kejadian yakni adik CY.

Saksi hendak ke belakang rumah untuk mencari sesuatu.

Baca juga: Diputusin Kekasih, Ketut S Nekat Akhiri Hidup di Karangasem, Ibunda Histeris Saat Lihat Jasad

Sesampainya di belakang, saksi melihat CY dari jendela sudah posisi gantung diri di palang kamar memakai tali plastik biru.

Kemudian saksi berteriak meminta bantuan ke tetangga dekat rumahnya.

Kasi Humas Polres Karangasem, IPTU Gede Sukadana, seizin Kapolres Kabupaten Karangasem, AKBP I Nengah Sadiarta, mengatakan CY sempat bertengkar dengan orangtuanya sebelum gantung diri.

Pertengkaran tersebut terjadi karena CY sering keluar rumah bersama teman-temannya.

Handphone CY pun akhirnya disita dan dibawa oleh orangtuanya.

"Sabtu (16 Maret 2024), korban (CY) sempat bertengkar dengan orangtua karena korban sering bermain keluar rumah bersama teman-temannya, serta HP korban diminta orangtua. Selesai tengkar orang tua bekerja,"tambah IPTU Gede Sukadana, Minggu 17 Maret 2024.

Warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi untuk mengevakuasi CY.

Pintu kamar didobrak, lalu tali dipotong, serta jenazahnya diturunkan.

Tim medis dari Puskesmas Manggis datang untuk memeriksa jenazah.

CY meninggal murni dikarenakan gantung diri. Tidak ada ditemukan tanda kekerasan di tubuh CY.

"Motif korban gantung diri yakni kemungkinan korban sakit hati sempat bertengkar dan dimarahi orangtuanya,"prediksi Gede Sukadana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved