Serba serbi
Arti Melik, Disenangi Bhatara, Bisa Terkena Musibah, Bagaimana Cara Menetralkannya?
Ada beragam jenis melik, namun secara umum, melik dibagi menjadi tiga, yaitu Melik Adnyana, Melik Ceciren, dan Melik Kelahiran.
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Arti Melik, Disenangi Bhatara, Bisa Terkena Musibah, Bagaimana Cara Menetralkannya?
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Umat Hindu Bali tidak asing dengan hal-hal berbau sekala-niskala.
Satu di antaranya tentang kelahiran melik.
"Melik itu artinya memiliki suatu kelebihan dari orang biasa lainnya," ucap Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti.
Baca juga: Ramalan Kelahiran Otonan Rabu Pon Sungsang Menurut Kalender Bali, Ini Nasib dan Perjalanan Hidupnya
Tidak hanya mempunyai kelebihan, namun orang-orang melik juga mempunyai kelemahan.
Kelemahannya pun dapat membuat mereka terkena musibah, seperti kecelakaan.
Tak heran jika ada yang memiliki asumsi bahwa orang-orang melik mempunyai umur pendek.
Baca juga: Kamis Pon Wayang, Baik Buruknya Hari 23 November 2023, Baik untuk Pekerjaan Menggunakan Api
Untuk mengatasi kelemahan tersebut atau menetralisasi, Ida Rsi mengatakan dapat dilakukan dengan cara pabayuhan oton, panglukatan wewaran, panglukatan wuku hingga panebusan.
Cara tersebut merupakan kepercayaan secara turun-temurun umat Hindu di Bali.
"Nah kelemahan inilah yang harus dinetralkan. Dalam agama Hindu di Bali, apabila hal ini diabaikan akan mendatangkan celaka. Sebagai penolaknya, ada yang menyebutkan penundaannya, adalah dengan panglukatan serta pabayuhan," katanya.
Baca juga: Ramalan Kelahiran Otonan Selasa Paing Sungsang Kalender Bali, Umur 25 Tahun Kehidupan Baik Sekali
Orang-orang dengan kelahiran melik juga mempunyai beberapa pantangan, seperti tidak makan lungsuran dalam acara Pitra Yadnya (orang meninggal), tidak makan daging sapi, masuk di bawah kolong atau jemuran dan lain sebagainya.
"Tidak usah merasa takut memiliki keluarga melik, karena ia memiliki kelebihan dari orang biasa,"ucapnya.
Salah satu kelebihan orang melik ialah dapat melihat dan berkomunikasi dengan roh halus.
Sehingga muncul paradigma di masyarakat bahwa mereka disukai roh halus hingga disayang bhatara.
Baca juga: Otonan Sabtu Wage Julungwangi, Usia Capai 78 Tahun, Begini Peruntungan dan Sifatnya
"Sebenarnya bukan disayang tetapi disenangi. Bukan disenangi saja tetapi biasanya orang-orang melik ini bisa melihat dan merasakan kehadiran makhluk-makhluk tak kasat mata," jawab Ida Rsi dengan diplomatis.
Ada beragam jenis melik, namun secara umum, melik dibagi menjadi tiga, yaitu Melik Adnyana, Melik Ceciren, dan Melik Kelahiran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ratusan-pemedek-mengikuti-ritual-pebayuhan-sapuh-leger-massal.jpg)