Berita Karangasem

Sopir Truk Membandel, Jalan Raya Pringsari Macet

Arus lalu lintas di Jalan Raya Pringsari, Desa  Pringsari,Kecamatan Selat, Kab. Karangasem macet 1 kilometer, Minggu (24/3/2024).

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
Saiful Rohim
Jalan Raya Pringsari, Desa Pringsari, Kecamatan Selat, Kab. Karangasem macet, Minggu (24/3/2024). Ini dikarenakan truk pengangkut material galian membandel. 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Arus lalu lintas di Jalan Raya Pringsari, Desa  Pringsari,Kecamatan Selat, Kab. Karangasem macet 1 kilometer, Minggu (24/3/2024).

Penyebabnya, truk pengangkut bebatuan dan pasir bandel. Tidak mau mengikuti  himbauan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kab. Karangasem.

Himbauannya yakni kendaraan truk pengangkut material  galian C tak dibolehkan melalui jalur pemedek selama berlangsungnya karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung  Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang.

Terutama jalan menghubungkan ke Kecamatan Rendang. Seperti Jalan di Pringsari.

Kapolsek Selat, AKP I Ketut Sukadana, mengatakan, arus lalu lintas  kendaraan truk terjadi sekitar pukul 12.00 wita. 

Baca juga: Antisipasi Bencana, Puluhan Pohon Di Sepanjang Jalur Bangli-Singaraja Dipangkas

Penyebabnya karena truk galian yang dari Desa Sebudi dan Pringsari, Kec. Selat membandel.

"Kita sudah arahkan dengan baik agar truk pengangkut galian lewat jalur Sidemen,"kata Sukadana.

Arahan petugas kepolisian tak digubris. Truk tetap melaju ke arah Kec. Rendang.  Sehingga truk antre, dan macet.

Antrean truk cukup panjang sampai kilometer. Dari  Pertigaan Pringsari hingga ke timur, di dekat Mapolsek Selat. Kondisi ini berimbas terhadap kendaraan lain.

Trutama kendaraan yang  datang  dari barat.

Baca juga: Melasti Tektekan di Desa Adat Sema Agung, Memohon Kesucian dan Keharmonisan Masyarakat


Untuk diketahui, Satlantas Polres Karangasem melarang kendaraan truk pasir dan bebatuan lewati jalan yang dilalui pemedek selama Ida Bhatara Turun Kabeh.

Mulai dari Pringsari, Muncan, hingga Kecamatan Rendang. Begitu juga jalan yang di Nongan hingga Klungkung, serta jalur Pempatan hingga Bangli.


Truk sementara dialihkan ke jalur Sidemen. Tujuannya untuk antisipasi hal tak diinginkan.Satu diantaranya kemacetan yang panjang.

Mengingat volume kendaraan diperkirakan meningkat  selama upacara Ida Bhatara Turun Kabeh. Larang ini sudah diinformasikan ke pengusaha galian C, lalu diinfokan ke sopir truk.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved