Populer Bali

Viral Bali: Kasus Pencurian 2 Pura di Buleleng Meresahkan, 2 Pelaku Curanmor di Badung Ditangkap

Sorotan berita Viral Bali sepanjang 24 jam terakhir mengulas kasus pencurian di Buleleng dan Badung.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Dwi S
ilustrasi pencurian. Viral Bali: Kasus Pencurian 2 Pura di Buleleng Meresahkan, 2 Pelaku Curanmor di Badung Ditangkap 

Viral Bali: Kasus Pencurian 2 Pura di Buleleng Meresahkan, Curanmor di Badung Ditangkap

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Sorotan berita Viral Bali sepanjang 24 jam terakhir mengulas kasus pencurian di Buleleng dan Badung.

Berita Viral Bali pertama menyoroti kasus pencurian di dua Pura akah pedagingan serta pratima yang terbuat dari pis bolong di Buleleng.

Berita Viral Bali selanjutnya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Pererenan, Badung, Bali berhasil dipecahkan oleh petugas kepolisian.

Baca juga: Viral Bali: 4 Hari Hilang, Made Dana Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Bambu Tampaksiring

Berikut ulasan selengkapnya berita Viral Bali:

Setelah ramai pencurian gong, kini masyarakat diresahkan dengan kasus pencurian akah pedagingan serta pratima yang terbuat dari pis bolong.

Kasus itu terjadi pada dua pura di Desa Adat Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Di antaranya di Pura Dalem serta Pura Dadia Dwi Jendra desa setempat.

Kelian Desa Adat Pumahan Made Rida, Minggu (24/3) mengatakan, di Pura Dalem pelaku mengincar akah pedagingan yang ditanam di Pelinggih Gedong serta Pelinggih Pedatengan.

Bagian belakang kedua pelinggih itu tampak dilubangi oleh pelaku, lalu menggasak pis bolong yang ditanam di bawah pelinggih tersebut.

"Yang hilang akah daging berisi pis bolong. Itu pis bolong asli, kalau dijual sekarang harganya lumayan," kata Rida.

Baca juga: Viral Bali: Pamer Senjata Api, Pria Bertato di Karangasem Diamankan Polisi, Korupsi PNPM di Tabanan

Aksi pencurian ini diperkirakan terjadi pada Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 Wita.

Sehari sebelumnya, krama sempat mengadakan kerja bakti di areal pura untuk persiapan melasti yang dilaksanakan pada Minggu (24/3).

Saat kerja bakti itu, krama belum menemukan adanya tanda-tanda kerusakan pada pelinggih.

Atas adanya kejadian ini, upacara melasti ditambahkan Rida tetap dapat dilaksanakan oleh krama secara khusyuk.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved