Berita Buleleng
Pohon di Jalur Wanagiri-Pancasari Dipangkas dan Dipotong
Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu di Buleleng menyebabkan banyak terjadi bencana alam, khususnya pohon tumbang
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu di Buleleng menyebabkan banyak terjadi bencana alam, khususnya pohon tumbang.
Berkaca dari kejadian tersebut, BPBD Buleleng bersama Polsek Sukasada memangkas dan memotong sejumlah pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang jalur Desa Wanagiri hingga Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Putu Ariadi Pribadi dikonfirmasi Kamis (28/3) mengatakan, pemangkasan dan pemotongan pohon ini dilakukan pihaknya selama lima hari, terhitung sejak tanggal 26 hingga 30 Maret.
Pohon yang ditebang merupakan pohon yang sudah mati atau lapuk. Sementara pemangkasan dilakukan terhadap pohon yang menjulang tinggi.
Ariadi menyebut, pemangkasan dan pemotongan pohon ini dilakukan mengingat jalur tersebut merupakan jalur utama dan padat lalu lintas.
Selain itu, jalur tersebut merupakan kawasan hutan, dan kondisi tanahnya cukup lembab dan labil.
Sehingga bila terjadi hujan disertai angin kencang, jalur tersebut rawan terjadi longsor maupun pohon tumbang.
Ditambahkan Ariadi, upaya pencegahan pohon tumbang ini sementara masih dilakukan di jalur Desa Wanagiri hingga Desa Pancasari.
Sementara untuk jalur Buleleng Barat, Ariadi mengaku perlu berkoordinasi dengan instansi terkait.
Baca juga: Proyek Jalan Lingkar Selatan Tetap Berlanjut, Giri Prasta Alokasikan Anggaran di Tahun 2025
Mengingat pohon perindang jalan yang tumbuh di jalur tersebut cukup tinggi.
Sehingga pihaknya membutuhkan bantuan kendaraan skylift.
"Kami tidak punya kendaraan skylift, jadi harus berkoordinasi dengan instansi terkait dulu," tandasnya.
Sementara Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengimbau seluruh pengendara untuk berhati-hati bila melintas di jalur Desa Gitgit-Wanagiri-Pancasari.
Mengingat selain rawan terjadi longsor dan pohon tumbang, juga rawan terjadi kecelakaan karena banyak memiliki tikungan tajam.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.