Pilkada 2024
Pilkada Bali 2024, PDIP Tabanan dan Buleleng Munculkan Nama Paslon Koster-Ace dan Koster-Giri
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tabanan dan DPC PDIP Buleleng telah menggelar rapat penjaringan calon Pilkada Gubernur Bali, Rabu, 17 April 2024.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ady Sucipto
Pilkada Bali 2024, PDIP Tabanan dan Buleleng Munculkan Nama Paslon Koster-Ace dan Koster-Giri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pengurus DPC PDI Perjuangan Tabanan dan DPC PDIP Buleleng telah menggelar rapat penjaringan calon Pilkada Gubernur Bali, Rabu, 17 April 2024.
Sedangkan pengurus DPC PDIP Denpasar baru akan menggelar rapat serupa pada pertengahan April ini juga.
Penjaringan politik melalui aspirasi dari pengurus PAC dan DPC Tabanan sudah berlangsung.
Baca juga: PILKADA Bali 2024, Jagabaya Dulang Mangap Dukung Giri Prasta di Pilgub, GPS Ajak Semeton Pasek Juga
Dari aspirasi itu muncul nama-nama seperti paslon Koster-Ace (I Wayan Koster-Cok Ace) dan juga I Wayan Koster Giri Prasta (Koster-Giri).
Di Buleleng juga muncul paket pasangan yang sama, Koster-Ace dan Koster-Giri.
Ketua DPC Tabanan, Komang Gede Sanjaya mengatakan, untuk di Tabanan aspirasi penjaringan nama Pilgub Bali sudah muncul dua nama tersebut.
Pengurus DPC pun mengakomodir dari munculnya nama tersebut.
"Untuk Pilgub dulu aspirasinya ada Koster-Ace jalan. Koster-Giri juga jalan. Astungkara semua kita akomodir,” ucapnya, Rabu (17/4).
Sanjaya menuturkan, terkait dengan penjaringan calon Pilkada Provinsi Bali dan daerah, khususnya Kabupaten Tabanan, pihaknya tetap selalu berkoordinasi dengan Ketua DPD PDIP dan DPP PDIP.
Pada bulan ini memang sudah diminta untuk penjaringan calon.
Dan dirinya berkoordinasi dengan pengurus DPC dan PAC juga terkait hal tersebut.
“Saya sudah koordinasi kapan siap untuk memberikan nama dalam penjaringan itu untuk menyerap aspirasi dari pengurus. Kita di DPC Tabanan sesuai dengan AD/ART partai selalu mengikuti petunjuk dan aturan mekanisme yang ada,” tegasnya.
Sanjaya mengakui, semua tantangan perpolitikan di Tabanan, semua keputusan itu ada di pusat.
Di daerah hanya bertugas menjaring, menyampaikan aspirasi ke DPD dan DPD menyampaikan ke pusat.
Nantinya akan ada waktu lagi pusat melakukan penjaringan lagi secara internal. DPD juga menjaring internal.
“Kita di Kabupaten Tabanan siap saja menerima keputusan pusat,” katanya.
Baca juga: AA Wiranata dan Sundayana Siap Tarung Pilkada Buleleng 2024, Pilih Maju dari Jalur Independen
Menurut dia, embusan isu di media sosial terkait pasangan calon (paslon), itu dianggap bahwa media sosial itu adalah keinginan atau aspirasi yang disampaikan lewat media sosial.
Namanya dinamika politik, maka sah-sah saja. Justru di Tabanan ini semakin banyak calon, kata dia, akan semakin baik.
"Tapi kembali lagi, namanya rumah tangga ada aturan partai. Jadi ada proses mekanisme. Mekanisme itu kita ikuti sebaik-baiknya. Entah siapa yang diberikan rekomendasi kita selaku prajurit maka akan siap melaksanakan amanah. Baik di tabanan atau daerah lainnya,” bebernya.
DPC PDIP Buleleng memberikan usulan dua paket bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, yakni paket Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan paket Wayan Koster-Nyoman Giri Pasta.
Usulan ini muncul setelah para anggota partai melakukan rapat konsolidasi, yang digelar di kantor DPC PDIP, Rabu (17/4).
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng Gede Supriatna mengatakan, dua paket bakal cagub dan cawagub Bali itu ini muncul dari hasil penyerapan aspirasi para anggota partai, dengan melihat dinamika politik saat ini.
Usulan tersebut telah dituangkan dalam berita acara, dan akan diserahkan ke DPP PDIP.
"Jadi dari hasil rapat kita sudah sepakat untuk bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur ada dua paket, sudah dibuatkan dalam berita acara dan sudah ditandatangani dan akan disampaikan ke pusat melalui DPD PDIP Bali," terangnya.
Terpisah, DPC PDIP Denpasar akan menggelar rapat dalam rangka membahas dukungannya pada Pilgub Bali 2024.
Baca juga: Beda Aliran PDIP di Pilkada Bali 2024: Jembrana Belum Tentukan Arah, Gianyar Kembali Usulkan Koster
Ketua DPC PDIP Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menerangkan, rapat tersebut juga membahas soal Pilwali Denpasar.
Rapat tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan April 2024.
“Sama seperti apa yang kami sampaikan. Nanti. Ada rapat. Rapat bersama. Begitu prosesnya,” ungkap Ngurah Gede, Rabu (17/4).
Ngurah Gede menegaskan pihak yang akan diusungnya dalam Pilgub Bali yakni kader-kader terbaik PDIP.
“Pada intinya dengan keberhasilan tahun 2024, kami cenderung mempersiapkan diri di kader-kader. Tetap mencari kader terbaik,” imbuhnya.
Diketahui, sejumlah DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali telah menegaskan arah dukungannya dalam Pilgub Bali mendatang.
Hal tersebut sebagai buntut dari isu perebutan rekomendasi DPP PDIP terkait calon Gubernur Bali antara Ketua DPD PDIP Bali yang juga eks Gubernur Bali periode 2018-2023 Wayan Koster dengan Ketua DPC PDIP Badung yang juga Bupati Badung dua periode I Nyoman Giri Prasta.
DPC PDIP lainnya yang telah menegaskan dukungannya yakni DPC PDIP Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung.
Mereka, sama-sama mendukung Wayan Koster dalam Pilgub Bali 2024. (ang/rtu/mah)
Pilkada Bali 2024
Koster-Ace
Koster-Giri
PDIP
Buleleng
Tabanan
Denpasar
Wayan Koster
I Nyoman Giri Prasta
Cok Ace
Sertijab di Bali Batal, Kepala Daerah Dilantik 20 Februari, Biaya Retret Full Pakai APBN |
![]() |
---|
TITO Beri Usulan 3 Opsi Ihwal Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Pemenang Pilkada Serentak 2024 |
![]() |
---|
SEJARAH Baru Indonesia, Presiden Prabowo Lantik Semua Pemenang Pilkada Serentak 2024 |
![]() |
---|
Besok PJ Gubernur Bali Nyoblos di TPS Kayumas, Pilih Siapa? |
![]() |
---|
Sosok Komang Budi Arcana, Maju Jadi Wakil Bupati di Sulbar, Pernah Sekolah di Kesiman & Buleleng |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.