Berita Bali
Kejuaraan Karate Gendo Law Office Jadi Wahana Atlet Pelatda, Ketua KONI Bali Targetkan 3 Emas di PON
PJ Gubernur Bali mengatakan, bahwa semakin banyak kejuaraan karate yang dilaksanakan juga semakin banyak melahirkan dan menambah jam terbang atlet
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gendo Law Office Karate Open Championship resmi dibuka oleh PJ Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, pada Jumat 19 April 2024, dan berlangsung hingga Minggu 21 April 2024.
Beberapa diantara peserta juga diikuti oleh atlet-atlet Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah) yang dipersiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XII Aceh - Sumut 2024.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan menyampaikan bahwa ajang ini sebagai bagian persiapan atlet Pelatda yang mengikuti PON serta menargetkan 3 medali emas untuk cabang olahraga karate.
"PON Bali kini sudah siap dengan target Bali PON Aceh Sumut sebanyak 45 medali emas dan dari karate saya targetkan 3 medali emas," ujar Ketum KONI Bali.
Baca juga: 21 Atlet Woodball Bali Latihan di Buleleng Jelang PON Aceh, Pelatda Seperti Sungguhan!
Sementara itu, PJ Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengatakan, bahwa semakin banyak kejuaraan karate yang dilaksanakan juga semakin banyak melahirkan dan menambah jam terbang atlet-atlet karate, sehingga apa yang ditargetkan dapat tercapai.
"Saya bangga dengan target 3 emas untuk PON karate, di sinilah terlihat bahwa pembinaan olahraga bukan tanggung jawab pemerintah namun juga masyarakat, apalagi dalam karate karakter unggulnya, saya pernah belajar karate usia SD sampai SMP, yakni di dalam karate untuk membela kebenaran, bukan mencari lawan," ujarnya.
Bahkan PJ Gubernur Bali berharap kejuaraan ini dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk nyata peran serta masyarakat secara integral dalam pembinaan olahraga dengan titik kulminasi pembinaan menyeluruh, seleksi, kompetisi hingga pencapaian prestasi
"Harapannya acara Gendo Law Office Karate Open Championship ini bisa terus dilaksanakan dan berkesinambungan, ini jadi wahana mengukur kemampuan atlet, hasil pembinaan untuk event kejuaraan, jadi agar dilaksanakan secara profesional, jujur dan sportif," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Managing Partner Gendo Law Office I Wayan "Gendo" Suardana, menjelaskan bagaimana kejuaraan ini bisa terlaksana atas partisipasi dari berbagai elemen secara kolektif.
Gendo juga mengatakan jika kejuaraan ini memang didedikasikan untuk para atlet karateka dari berbagai kelas dan usia dengan memberikan suguhan fasilitas yang layak dan nyaman bagi para atlet yang berpartisipasi dalam kejuaraan ini, termasuk yang berbeda adalah adanya kelas untuk profesi hukum.
Dalam momentum ini juga, pihak berupaya mendorong sebuah standart event kejuaraan karate yang tentunya senantiasa mengedepankan fasilitas dan kenyamanan bagi para atlet karateka.
"Sehingga atlet bisa terfasilitasi dengan fasilitas yang bersih dan nyaman dan tentunya menjadi bersemangat dalam bertanding serta senantiasa menjunjung sportivitas dan watak kesatria," ujar Gendo.
Lebih lanjut, Gendo juga menjelaskan, bahwa kejuaraan ini sebagai upaya menjaga eksisistensi bagi cabang olahraga karate sekaligus memperkenalkan berbagai profesi hukum bagi kontingen atau karateka sebab sumpah karate dengan sumpah profesi penegak hukum relatif memiliki banyak persamaan.
"Sehingga besar harapan, kejuaraan ini juga mampu menjadi wadah untuk mendidik watak kesatria yang wajib membela kemuliaan (kebenaran), tidak arogan, tidak melawan hukum," tuturnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.