Berita Karangasem

PASCA Banjir & Longsor, Aktivitas Warga Terhambat di Karangasem, Alat Berat Susah Tembus ke Lokasi!

Ia meminta agar masyarakat sementara jalan kaki saat melinta. Arimbawa sarankan agar jangan mengendarai sepeda motor di lokasi itu.

|
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
ISTIMEWA
PEMBERSIHAN MATERIAL - Warga dan petugas saat membersihkan material longsor dan banjir bandang di Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM - Jalan warga di Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem belum bisa dilalui roda dua, Minggu (21/4). Material banjir bandang belum bisa dibersihkan semuanya.

Aktivitas 15 kepala keluarga (KK) warga Banjar Kalanganyar masih terhambat pasca longsor dan banjir bandang yang terjadi pada Jumat (19/4). Bencana terjadi karena hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Selain jalan, bangunan hingga kendaraan pun tergerus.

Kepala BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, jalan yang tergerus kondisinya sangat memprihatinkan. Rabat beton lebar dua meter kini tersisa 50 centimeter. Sebagian besar tergerus banjir.

"Akses jalan tidak bisa dilalui roda dua. Hanya bisa dilalui pejalan kaki. Sisa jalan hanya 50 centimeter. Sedangkan bagian kanan jalan tebing dan bagian kirinya jurang bebatuan," ungkap Arimbawa.

Ia meminta agar masyarakat sementara jalan kaki saat melinta. Arimbawa sarankan agar jangan mengendarai sepeda motor di lokasi itu.

"Kami juga minta warga sebelah untuk saling bantu. Terutama memberikan pinjaman motor ke warga terdampak," kata dia.

Baca juga: DUEL Siswa SMP di GOR Swecapura Klungkung Viral di Medsos, Kini Polisi Awasi Turnamen!

Baca juga: PINJAM Uang Gaji Pegawai di Desa Penglipuran, Pemkab Bangli Tunggak Bagi Hasil Retribusi 4 Bulan 

PEMBERSIHAN MATERIAL - Warga dan petugas saat membersihkan material longsor dan banjir bandang di Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, belum lama ini.
PEMBERSIHAN MATERIAL - Warga dan petugas saat membersihkan material longsor dan banjir bandang di Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Untuk penanganan banjir dan longsor ini belum maksimal karena terkendala alat berat yang tidak bisa menjangkau lokasi. Kalau dipaksakan, ia khawatir terjadi sesuatu karena jalan yang licin dan medan terjal.

"Kami sewa alat berat dari pihak ketiga. Kemarin sempat asesmen. Sopir alat berat belum berani ke lokasi karena licin dan rawan longsor. Apalagi saat ini Karangasem masih sering diguyur hujan saat malam hari," kata dia.

Arimbawa berjanji akan menurunkan alat berat jika kondisi dan cuaca sudah membaik. "Untuk kerusakan jalan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait sehingga jalan bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki," jelasnya.

"Saat kejadian kami sudah lakukan pembersihan bersama warga sekitar, TNI, dan polisi. Hanya saja lumpur dari atas tetap turun karena hujan. Kami berharap penanganan lanjutan bisa segera dilakukan," sambungnya.

Warga Desa Gegelang, Wayan Juni mengatakan, belum ada kendaraan yang berani melintas di lokasi tersebut. "Makanya aktivitas warga terhambat. Terutama saat ke pasar. Kami yang ke pasar harus jalan kaki satu kilometer," jelasnya.

Sedangkan untuk gudang, peralatan dan sepeda motor yang tergerus sudah dievakuasi. warga berharap BPBD Karangasem segera menurunkan alat berat agar jalan tersebut bisa segera dilalui dan aktivitas mereka kembali normal. (ful)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved