Berita Karangasem

Pemprov Bali Cairkan Uang Bantuan Pasca Bencana Untuk Karangasem Sebesar Rp 790 Juta

Rinciannya, sekitar 40 proposal atau Rp 531.500.000 diberikan untuk perbaikan rumah milik masyarakat (perorangan) akibat terkena bencana.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
kompas.com
Ilustrasi uang - Pemprov Bali Cairkan Uang Bantuan Pasca Bencana Untuk Karangasem Sebesar Rp 790 Juta 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bantuan pasca bencana tahap 1 tahun 2024 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terhadap masyarakat Karangasem yang terkena bencana sudah dicairkan.

Jumlah penerimanya mencapai 50 proposal, tersebar di beberapa Kecamatan di Karangasem, meliputi perorangan dan kelompok.

Kepala BPBD Kabupaten Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengungkapkan, bantuan pasca bencana tahap 1 dicairkan Maret 2024, nominalnya sekitar Rp 790.500.000.

Meliputi perbaikan rumah terkena bencana, perbaikan fasilitas umum milik warga, serta tempat persembahyangan. Nominal bantuannya bervariatif, tergantung kerusakan.

Baca juga: 83 Korban Bencana di Bangli Terima Bantuan Sosial, Dua Pemohon Tereliminasi karena Kendala Lahan

"Penyelesaian administrasi. Seperti penandatanganan dokumen pencairan bulan Februari 2024 di ruang rapat BPBD Karangasem. Untuk pencairan dana ditransfer ke rekening si penerima, Maret,"kata Arimbawa, Selasa 23 April 2024.

Bantuan sebesar Rp 790.500.000 diperuntukan untuk 50 proposal.

Rinciannya, sekitar 40 proposal atau Rp 531.500.000 diberikan untuk perbaikan rumah milik masyarakat (perorangan) akibat terkena bencana.

Sisanya 10 proposal atau Rp 259.000.000 yang diberikan untuk perbaikan fasilitas umum, serta tempat sembahyang/pura (kelompok).

"Untuk tahap II belum dicairkan, dan rencananya tahap penyelesaian administrasi dan pencairan dilakukan 2024,"jelas Arimbawa.

Pejabat asal Singaraja tersebut menambahkan, BPBD Provinsi Bali segera memverifikasi ke lapangan terkait usulan bantuan tahap II.

Pihaknya berharap bantuan pasca bencana tahap selanjutnya bisa berjalan lancar. Mengingat warga yang mengusulkan banyak, dan menunggu tahapan selanjutnya. Kemungkinan bencana tahun 2024 diusulkan tahun 2025.

Selain itu, kata Arimbawa, belasan pedagang di Pasar Menanga, Desa Menanga, Kecamatan Rendang diusulkan mendapat bantuan pasca bencana tahun 2024 ke Provinsi Bali.

Yang bersangkutan diusulkan karena barang dagangan yang disimpan di pasar hangus, tak terselamatkan saat kebakaran tahun 2023.

Pedagang yang diusulkan sebanyak 18 orang. Meliputi pedagang yang jualan di toko sebanyak 12 orang.

Sedangkan sisanya jualan di bagian emperan dan pelataran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved