Berita Bali

Dinas Sosial Provinsi Bali Data KK Untuk Salurkan Bantuan Sosial Bencana Alam

Ketika dikonfirmasi, Luh Ayu Aryani, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, mengatakan saat ini dinsos sedang melakukan asesmen ke lapangan.

Istimewa
Ketika dikonfirmasi, Luh Ayu Aryani, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, mengatakan saat ini dinsos sedang melakukan asesmen ke lapangan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARDinas Sosial Provinsi Bali melakukan pendataan, untuk memberikan bantuan sosial (bansos) untuk keluarga yang terkena musibah bencana alam.

Ketika dikonfirmasi, Luh Ayu Aryani, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, mengatakan saat ini dinsos sedang melakukan asesmen ke lapangan.

“Untuk mengetahui apa kebutuhan mereka korban, karena diawal bencana di gudang dinsos kabupaten/kota sudah sebelumnya didrop makanan dan logistik juga,” jelasnya pada, Senin 10 Juli 2023.

Sambil mendata bantuan apa yang kurang, provinsi akan mengupayakan dan jika tidak cukup akan diminta bantuan ke Kemensos RI.

Baca juga: 388 Siswa Lulusan SD Belum Terdaftar di SMP, Disdikpora Buleleng Akan Lakukan Penelusuran!

Baca juga: Kendaraan DLH Tabanan Sampai Jebol Karena Volume Sampah Bertambah 50 Persen

 Kejadian bencana alam di Marga, akibat intensitas hujan deras dan lama sejak malam hingga sore Jumat 7 Juli 2023.
 Kejadian bencana alam di Marga, akibat intensitas hujan deras dan lama sejak malam hingga sore Jumat 7 Juli 2023. (Istimewa)

Hari ini petugas sudah turun untuk melakukan asesmen ke lapangan, sementara dari dinsos kabupaten/kota memberi bantuan terlebih dahulu sesuai stok yang sudah disalurkan ke kabupaten/kota sebelum terjadi bencana alam.

 

Selain bantuan logistik, makanan nantinya juga akan disediakan konseling psikologis. Makanan yang diberikan yakni makanan siap saji, alat masak, baju anak sekolah, dan tenda.

Untuk dana bansos yang akan dikucurkan, dikatakan Ayu, menyesuaikan karena pihaknya masih melakukan pendataan.

 

“Sementara yang ada kan berupa makanan dan suport alat-alat masak, tenda rupiahnya tidak tahu, karena itu droping dari kemensos RI,” tutupnya.

 

Sebelumnya hampir seminggu Pulau Dewata diguyur hujan lebat yang menyebabkan terjadinya bencana alam di beberapa kabupaten.

 

Bahkan paling parah dampaknya, pada Kamis 6 Juli 2023 malam hingga Jumat 7 Juli 2023. Bencana alam banjir hingga tanah longsor pun tak bisa dihindarkan.

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved