Penemuan Mayat di Pantai Lebih
Masyarakat Gianyar Geger Usai Penemuan Mayat di Pantai Lebih, Penyebab Kematian Belum Diketahui
Masyarakat di Pantai Siyut dan Pantai Lebih digegerkan oleh penemuan mayat di sungai di perbatasan kedua pantai
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Masyarakat di Pantai Siyut dan Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar, digegerkan oleh penemuan mayat di sungai di perbatasan kedua pantai pada Jumat 26 April 2024 sore.
Korban diketahui bernama Ni Nyoman Timtim asal Banjar Kesian, Desa Lebih. Korban diketahui sudah berumur renta yakni menginjak usia 70 tahun.
Belum diketahui penyebab pasti korban bisa tewas di lokasi tersebut.
Jenazah sudah dievakuasi oleh anggota BPBD Gianyar dan dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar.
Baca juga: PILKADA 2024! Ketum PDIP Kumpulkan Semua Kader Bangun Semangat Menangkan Pemilu
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut sekitar pukul 16.58 Wita.
"Kami terima informasi bahwa ada mayat tergeletak di tepi loloan perbatasan Pantai Siyut dan Pantai Lebih. Korban adalah Nyoman Timtim," ujarnya.
Meskipun rumah tinggal korban di Banjar Kesian masih satu wilayah dengan Pantai Lebih. Namun, jarak berjalan kaki dari rumah ke TKP itu cukup jauh, yakni lebih dari dua kilometer.
"Belum diketahui penyebab korban bisa sampai di sana, masih dalam penyelidikan oleh kepolisian," ujarnya.
Baca juga: Hari Budiono Kepergok Curi Dompet Berisikan Uang Rp 30 Ribu, Nyaris Dihajar Massa di Sidakarya
Diketahui, meskipun jenazah korban telah diamankan. Namun proses membawa ke rumah sakit memakan waktu hampir satu jam.
Sebab, ambulans PMI Gianyar yang biasanya sigap, tengah berada di Kecamatan Payangan karena ada urusan.
Lalu pengangkatan jenazah ke rumah sakit pun dikoordinasikan ke ambulans Dinas Sosial Gianyar.
"Pukul 18:30 Wita, jenazah sudah dapat dievakuasi. Selanjutnya dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar," ujarnya.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Gede Sudyatmaja belum memberikan konfirmasi terkait penyebab kematian korban. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.