Berita Bangli

WASPADA! Polres Bangli Imbau Hati-hati Dalam Berbelanja Secara Online, Marak Kasus Penipuan 

Ini dikarenakan dalam empat bulan terakhir, tercatat ada tiga kasus penipuan online yang dilaporkan ke Polres Bangli. 

ISTIMEWA
Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, saat melaksanakan apel di lapangan Polres Bangli, Rabu (1/5/2024) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Masyarakat Bangli diimbau untuk lebih waspada, serta hati-hati dalam berbelanja secara online.

Ini dikarenakan dalam empat bulan terakhir, tercatat ada tiga kasus penipuan online yang dilaporkan ke Polres Bangli


Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, saat melaksanakan apel di lapangan Polres Bangli, Rabu (1/5/2024).

Pihaknya yang saat itu bertindak selaku pawas menyampaikan beberapa hal terkait situasi wilayah hukum Polres Bangli. 

Baca juga: Berwisata ke Pantai Gunung Payung Bali, Main Kano Serta Snorkeling, Simak Harganya!

Baca juga: TABRAKAN Maut di Kintamani Bangli Tewaskan Putu N, Korban Menabrak Wadak, Apa Itu Wadak?

Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, saat melaksanakan apel di lapangan Polres Bangli, Rabu (1/5/2024)
Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, saat melaksanakan apel di lapangan Polres Bangli, Rabu (1/5/2024) (ISTIMEWA)


"Situasi selama empat bulan terakhir tahun 2024, tindak pidana yang menonjol baik curat maupun curas mengalami penurunan," ujarnya. 


Walau demikian, lanjutnya, ada hal penting yang perlu disampaikan kepada anggota agar diteruskan kepada masyarakat.

Yakni tentang tindak pidana penipuan yang diakui mengalami peningkatan.

"Penipuan yang mengalami peningkatan tentang jual beli online," ucapnya. 


Kata Kasat, hingga kini pihaknya sudah menerima tiga kasus tentang jual beli mobil bekas.

Dari laporan yang diterima, mobil yang dijual dibawah hagra pasaran dan dilaksanakan transaksi melalui transfer.

"Untuk itu agar disampaikan kepada masyarakat, agar lebih waspada dan berhati-hati. Sehingga tidak menjadi korban penipuan," tegasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved