Kebakaran di Denpasar
Cinta Sehidup Semati Made Ari dan Komang Novi, Bahagia di Sesetan Denpasar dengan Kesederhanaan
Cinta Sehidup Semati Made Ari dan Komang Novi, Bahagia di Sesetan Denpasar dengan Kesederhanaan
Penulis: Aloisius H Manggol | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejadian memilukan kematian satu keluarga akibat kebakaran di Gang Taman Sari IIC Blok I Sesetan Denpasar meninggalkan duka yang mendalam.
Tak ada kerabat yang menyangka keluarga kecil asal Buleleng itu bakal pergi dengan cara yang tragis di Sesetan.
Sebanyak tiga orang yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang bayi menjadi korban dalam kebakaran di wilayah Denpasar itu.
Baca juga: Selamat Jalan Made Arisanjaya, Istri dan Anak, Video Call dari Sesetan ke Buleleng Jadi Kenangan
Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui korban kebakaran di Sesetan yaitu, Made Arisanjaya (30), Komang Novi Mertasari (25) dan anak mereka PGADS (2).
Insiden kebakaran itu terjadi pada Senin, 6 Mei 2024 sekira pukul 23.00 WITA, diduga ketiga korban dalam keadaan tertidur pulas di kamar kos.
Saat tersadar, satu keluarga asal Buleleng itu mencoba menyelamatkan diri ke kamar mandi.
Baca juga: Ayah, Ibu, dan Anak Tewas di Sesetan Denpasar, Berikut Identitas Lengkapnya
Saat ditemukan, ketiga jenazah dalam kondisi mengenaskan di kamar mandi kos-kosan di Sesetan tersebut.
Ketiga jenazah korban kebakaran di Sesetan itu telah dievakuasi ke RSUP Sanglah.
Pihak keluarga saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memulangkan ketiga jenazah ke Buleleng.
Dari kasus kebakaran di Sesetan yang merenggut nyawa satu keluarga itu ada secercah cerita manis.
Diketahui Made Arisanjaya dan Komang Novi baru menikah dua tahun lalu dan dikaruniai anak yang juga menjadi korban dalam kebakaran di Sesetan itu.
Wayan Ardiyasa, kakak ipar istri korban menuturkan, sebelum kebakaran di Sesetan, sekitar pukul 20.00 Wita, Novi membuat story WhatsApp keceriaan keluarga kecil ini.
Kebahagiaan keluarga kecil itu ditengah kesederhanaan tergambar jelas dari story WhatsApp Novi.
Menurut Ardiyasa, canda tawa ketiga korban itu begitu tulus ditunjukkan sekitar tiga jam sebelum kebakaran.
"Saya lihat story WA istrinya. Mereka bercanda ceria dengan suami dan anaknya," tutur Ardiyasa saat diwawancarai di lokasi kejadian, Selasa 7 Mei 2024.
Dalam kebakaran tersebut, 10 unit kamar kos dan 1 rumah kontrakan terdampak.
Namun hanya 4 kamar kos dan 1 rumah kontrakan yang terdampak paling parah akibat kebakaran.
Saat ini lokasi kejadian kebakaran tersebut masih dipasangi garis polisi.
Tak hanya story kebahagiaan di WhatsApp, ketiga korban juga sempat melakukan video call dengan keluarganya di Buleleng sekira pukul 21.00 WITA atau dua jam sebelum kebakaran.
"Kemungkinan setelah video call ini kejadian kebakaran itu," tuturnya.
Ardiyasa mengatakan, Kadek Novi selama ini bekerja sebagai pedagang online menjual kasur, almari dan sejenisnya.
Sementara suaminya bekerja di Benoa sebagai tukang filet ikan.
Saat kejadian, Ardiyasa dihubungi oleh kerabatnya bahwa ada kebakaran di tempat adik iparnya.
"Karena kebetulan dia lihat di FB ada tulisan olshop ipar saya, saya ditelpun oleh saudara saya," akunya.
Kemudian sekitar pukul 02.30 Wita, ia dicari ke rumahnya dan disebutkan ada korban meninggal dari Kintamani dan Buleleng.
"Saya kemudian ke lokasi kejadian. Memang benar kontrakan ipar saya. Dan ada yang meninggal. Kan istrinya dari Kintamani nikah ke Bon Tihing Buleleng," imbuhnya.
Dirinya pun memastikan ke RSUP Sanglah terkait kebenaran itu.
Di RSUP Sanglah, saat dilihat, kondisi adik iparnya sudah gosong dan tak bisa dikenali karena hidungnya rusak.
Barulah saat melihat jenazah anak korban, ia menjadi yakin.
Ia juga mendengar informasi jika ketiga korban ditemukan di kamar mandi.
"Hari ini rencananya akan dibawa ke Buleleng, makanya saya harus mengurus berkasnya," katanya.
Penyebab kebakaran masih diselidiki
Penyebab pasti dari kebakaran di Sesetan masih dalam proses penyelidikan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana membenarkan kejadian ini saat dikonfirmasi Tribun Bali, pada Selasa 7 Mei 2024 dini hari.
"Ada 3 orang korban meninggal dunia bapak, ibu, dan anak, diduga ini satu keluarga, saat ini masih diidentifikasi oleh pihak kepolisian," ujar Made Tirana.
Made Tirana menjelaskan, terdapat 4 unit kamar di rumah kos milik Adi tersebut yang terbakar dengan luas sekitar 1 are.
Lokasinya ada di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar, Bali.
Seluruh Pos Regu Damkar di Kota Denpasar dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.
Menyikapi kebakaran ini, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menyatakan bahwa penyebab pasti dari kejadian tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
"Kami belum dapat memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini. Tim investigasi kami sedang bekerja keras untuk mengungkap hal ini," ujar Made Tirana.
Kondisi bangunan kos-kosan yang terbakar, milik seorang yang bernama Adi, mengalami kerugian materiil yang signifikan.
Berdasarkan perkiraan sementara, peristiwa kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian materiil pemilik rumah kos yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Kerugian sekitar ratusan juta rupiah," ujarnya.
Namun, nilai sebenarnya masih perlu ditindaklanjuti dengan investigasi lebih lanjut.
Dalam peristiwa ini, penting untuk menyoroti penyebab kebakaran tersebut.
Apakah kejadian ini disebabkan oleh faktor manusia, alam, atau faktor lain yang dapat dipelajari untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Upaya pencegahan kebakaran yang lebih efektif dapat diambil jika penyebabnya sudah teridentifikasi dengan jelas.
Dengan demikian, kejadian tragis ini harus dijadikan pembelajaran bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran dan pentingnya langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan rumah dan lingkungan.(*)
Kronologi Kebakaran Gudang Garmen di Denpasar, Dikira Bakar Sampah, Dua Orang Alami Luka Bakar |
![]() |
---|
LUKA BAKAR Simpen & Yasa, Gudang Garmen di Denpasar Ludes Dilahap Si Jago Merah |
![]() |
---|
Kebakaran Rumah Makan di Denpasar Bali, Warga Panik, Terdengar Suara Ledakan |
![]() |
---|
Warung Nasi di Denpasar Barat Ludes Terbakar Karena Kebocoran Gas, 5 Korban Terdampak Mengungsi |
![]() |
---|
SEMPAT Sesak Nafas, Warung Badak Terbakar di Denpasar, Kerugian Rp 100 Juta! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.