Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WWF di Bali

Penglipuran Bangli Siapkan Parkir Khusus Bagi Delegasi WWF ke-10 di Bali

Penglipuran sudah sangat siap untuk menerima dan menyambut tamu internasional delegasi World Water Forum

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey
Suasana parkir di areal Desa Penglipuran, Bangli, Bali, Senin 20 Mei 2024 - Penglipuran Bangli Siapkan Parkir Khusus Bagi Delegasi WWF ke-10 di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 dijadwalkan akan berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali.

Pihak desa pun sudah melakukan berbagai antisipasi.

Salah satunya mensterilkan salah satu lahan parkir utama.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa.

Baca juga: Rangkaian Kegiatan WWF, Belasan Kendaraan Tempur Kodam IX/Udayana Siaga Antisipasi Ancaman

Diakui pihaknya dari Penglipuran sudah sangat siap untuk menerima dan menyambut tamu internasional.

Sebab Penglipuran selalu menjadi salah satu DTW dari delegasi-delegasi internasional.

"Kami sudah biasa meng-handle berbagai event internasional, seperti G-20 dan sebagainya. Sehingga kami sudah sangat-sangat siap terkait fasilitas dan lain sebagainya," ucap dia, Senin 20 Mei 2024.

Terkait field trip event WWF ini, pihaknya fokus pada penstandaran ataupun toilet yang ada di sekitar desa.

Sebab toilet merupakan first impression ketika wisatawan berkunjung.

"Mengenai field trip delegasi pula, biasanya kami selalu berkomunikasi dan kolaborasi dengan EO dari kementerian. Nantinya kami akan menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan dari EO-nya. Misalnya delegasi ingin disambut dengan tarian tradisional, maka kami akan siapkan itu. Termasuk juga minuman khas UMKM hingga menyiapkan local guide," sebutnya.

Disampaikan pula, sesuai informasi yang diterima dari pihak keamanan pada Minggu malam, ada beberapa delegasi yang akan berkunjung ke Desa Penglipuran.

Pihaknya pun sudah mengantisipasi dengan mensterilkan satu lokasi parkir utama, untuk turunnya delegasi.

"Sterilisasi lahan parkir ini sifatnya menyesuaikan kebutuhan. Jadi kami selalu berkomunikasi dan koordinasi dengan EO penyelenggara acara. Jadi misalnya jika itu merupakan tamu VIP, kami selaku menawarkan salah satu parkir kita supaya steril. Sehingga delegasi betul-betul mendapatkan kenyamanan saat berkunjung ke desa kami,"

Menurut Sumiarsa, event internasional yang digelar di Bali merupakan salah satu ajang promosi yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah, untuk mengenal desa-desa wisata di seluruh Bali.

Dengan adanya event-event besar seperti WWF ini, pihaknya berharap desa Penglipuran bisa semakin dikenal lebih luas.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved