Berita Tabanan
Antrean Truk Masih Mengular, Titik Api Diguyur 6 Truk Tangki Dalam Sehari di TPA Mandung Tabanan
Truk-truk milik Pemkot Denpasar mendominasi untuk masuk. Berada di bagian depan. Sedangkan pihak swasta berada di belakang.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Antrean truk masih nampak mengular di TPA Mandung, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Rabu 22 Mei 2024.
Ratusan truk itu menunggu giliran untuk masuk membuang sampah di TPA Mandung.
Truk-truk itu hampir seluruhnya dari kota Denpasar.
Mulai dari truk milik Dinas LHK Denpasar, DKP Denpasar, dan juga dari pihak swasta.
Baca juga: Situasi TPA Mandung Saat Ini Asap Tebal Masih Mengepul, Jadi Alternatif Pembuangan Semasa WWF
Pantauan di lapangan, antrean diperkirakan mengular hingga satu kilometer, dari depan TPA Mandung hingga ke arah barat TPA.
Truk-truk milik Pemkot Denpasar mendominasi untuk masuk. Berada di bagian depan. Sedangkan pihak swasta berada di belakang.
Antrean sudah terjadi sejak pagi hari. Dan akan tutup pada pukul 17.00 Wita.
Ketika tutup, dan truk pengangkut sampah belum membuang sampah di TPA Mandung.
Maka para sopir truk akan membawa kembali pulang sampah ke Denpasar.
Di sisi lain, pihak BPBD Tabanan dan Dinas LH Kabupaten Tabanan, menyediakan enam truk tangki untuk membasahi titik api di sisi utara TPA Mandung.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri menyatakan, pemadaman terus dikerjakan dengan teknik pembasahan.
Pembasahan dilakukan pagi dan sore hari.
Air disemprot ke titik api, hingga meresap sampai ke bagian bawah tumpukan sampah.
Ada sebanyak enam truk tangki yang bekerja dalam sehari. Dua milik BPBD, empat dari Dinas LH Kabupaten Tabanan.
Beberapa hari lalu, satu truk tangki Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar juga sempat membantu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.