Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Arti Mimpi

ARTI MIMPI Digigit Hewan Bertaring, Waspada Bisa Jadi Tanda Terkena Ilmu Hitam, Ini Penjelasannya!

Simak penjelasan Jero Balian Bayu, yang kini lebih dikenal sebagai balian pengobatan online.Tentang arti mimpi digigit hewan bertaring.

Pixabay
Jero Bayu menambahkan, seperti mimpi bertemu ular yang konon dikaitkan dengan bertemu jodoh. Namun hal tersebut tidak akan baik, apabila ular itu berusaha untuk menggigit. 

Alasannya, pada waktu-waktu tersebut atau waktu peralihan unsur bhuta naik. Sehingga penyakit dari ilmu magic aman aktif.

"Maka dari itu, Agama Hindu mengajarkan untuk puja Trisandya agar dilakukan pada waktu-waktu peralihan seperti jam 6 pagi, jam 12 siang, jam 6 sore, hingga jam 12 malam," sebut Jero Bayu.

Maka dari itu, umat Hindu disarankan melakukan puja Trisandya agar terhindar dari marabahaya. Termasuk bahaya dari ilmu hitam atau unsur niskala dengan energi negatif.

Jero Bayu menambahkan, seperti mimpi bertemu ular yang konon dikaitkan dengan bertemu jodoh. Namun hal tersebut tidak akan baik, apabila ular itu berusaha untuk menggigit.

Maka sudah bisa dipastikan, ular itu pertanda yang tidak baik atau pertanda sebuah penyakit. "Kalau sudah digigit, dililit, maka konotasi mimpi ular itu sudah negatif," tegasnya.

Jika si pasien ingat hari apa dia bermimpi buruk, dan bahkan ingat waktu atau jam dari mimpi tersebut.

Maka akan kian memudahkan Jero Balian Bayu untuk menganalisa penyakit dari si pasien.

Sementara itu, untuk memastikan seseorang terkena cetik atau bebai maka harus dicek secara langsung dan dipastikan sendiri oleh Jero Balian Bayu.

Sedikit penjelasan mengenai cetik, terdiri dari tiga macam. Diantaranya adalah zat padat, zat cair, dan dari sarana angin.

"Nah yang berbahaya itu adalah apabila dari sarana angin. Sebab biasanya bisa dikirim dari jarak jauh," ucapnya. Sementara untuk bebai, sarananya menggunakan roh dari bayi yang meninggal.

Atau roh dari orang yang meninggal salah pati dan ulah pati. "Semisal orang kecelakaan darahnya diambil dan dijadikan sarana untuk bebai," jelasnya. Dibubuhi puja mantra dengan energi bersifat negatif, untuk menyakiti seseorang.

Untuk pengobatan pasien yang terkena cetik atau bebai, proses pengobatan akan dilakukan oleh Jero Balian Bayu. Baik dengan bertemu secara langsung ataupun secara online via video call. "Untuk obatnya tentu berbeda," tegasnya.

Dalam mengatasi atau mengobati pasien yang terkena cetik. Jero Balian Bayu akan memohon anugerah kepada Dewa Brahma. Agar diberikan kesembuhan dalam pengobatannya.

Selain itu, Jero Bayu akan memberitahu si pasien agar menghindari makanan tertentu sehingga penyakitnya cepat sembuh. Kemudian mengonsumsi obat atau makanan yang sesuai untuk penyembuhan. (ask)

 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved