Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Balawista Siaga, Gelombang Pantai di Gianyar Ganas

Balawista Gianyar pun meminta masyarakat, supaya tidak bermain di pantai. Gelombang tinggi terpantau dari pukul 10.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita

Istimewa
Deburan ombak di Pantai Lebih, Gianyar, Bali, Selasa 28 Mei 2024 - Balawista Siaga, Gelombang Pantai di Gianyar Ganas 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Balawista BPBD Gianyar, Bali siaga penuh dalam sepekan mendatang.

Hal tersebut lantaran, kondisi ombak di sepanjang pesisir Gianyar, dari Pantai Siyut Gianyar sampai ke Pantai Lembeng, Sukawati sedang ganas.

Bahkan ketinggian ombak mencapai dua meter.

Balawista Gianyar pun meminta masyarakat, supaya tidak bermain di pantai.

Baca juga: Sejak Sepekan, Gelombang Laut di Gianyar Tidak Aman, Ini Kata Balawista Gianyar

Sebab, kondisi ombak membahayakan keselamatan.

Sementara para nelayan sendiri, mereka sudah tidak melaut sejak Senin 27 Mei kemarin.

Danton Balawista Gianyar, I Made Join Hermanto membenarkan hal tersebut.

Kata dia, gelombang tinggi terpantau dari pukul 10.00 Wita sampai sekitar pukul 14.00 Wita.

Kondisi ini sudah terjadi sejak Senin kemarin, dan diprediksi hingga Kamis 30 Mei 2024.

"Tinggi gelombang mencapai lebih dari 2 meter, sehingga seluruh pesisir Gianyar tidak aman untuk dikunjungi," jelas Join Hermanto.

Pria asal Desa Lebih itu menegaskan, jika pihaknya menemukan warga yang bermain air di pantai sepanjang pesisir Gianyar pada jam-jam tersebut, maka pihaknya langsung mengusirnya dari pantai.

Hal ini demi keselamatan warga itu sendiri.

"Meski puncak gelombang pada siang hari, di pagi hari gelombang juga sudah tinggi, sehingga tidak aman untuk bermain di pantai.

Berbeda dengan nelayan, kata Join, pihaknya tidak perlu memberikan imbauan tidak melaut.

Sebab nelayan sendiri yang menyadari, bahwa kondisi ombak sedang tak bersahabat.

Di samping itu, jikapun mereka nekat melaut dalam kondisi gelombang ganas, maka tangkapannya juga tidak menjanjikan.

Sebab ikan kebanyakan berada di dalam laut.

"Biasanya kalau gelombang tinggi, ikan-ikan berada di dasar, sehingga sangat kecil peluang mendapat tangkapan," ujarnya. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved