PKB 2024
Stand Unik ‘Umah Tari’ di PKB XLVI, Jual Tapel Hingga Kotak Wayang
Pesta Kesenian Bali, Umah Tari menjual kotak wayang yang biasanya digunakan untuk upacara pengrorasin atau ngaben
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu stand unik berada di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI. Yakni stand Umah Tari yang berada di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar.
Kini bagi masyarakat khususnya di Kota Denpasar yang ingin membeli peralatan tari-tarian tak perlu jauh-jauh, sebab Umah Tari menjual berbagai macam tapel untuk menari dan bondres, wayang hingga kotak wayang yang berisikan layar dinamo dengan tampilan karakter wayang.
Ni Made Erawati selaku Karyawan Stand Umah Tari mengatakan salah satu benda kesenian unik yang dijual yakni kotak wayang yang biasanya digunakan untuk upacara pengrorasin atau ngaben.
"Kotak wayang ini digerakan menggunakan dinamo, dan listrik. Untuk mendapatkan gambar wayang, kotak diisi flashdisk. Kotak wayang ini dijual Rp 2 juta," ujar Era, Jumat 21 Juni 2024.
Baca juga: Tawarkan 45 Varian Arak di PKB, Diproduksi dari Buleleng dan Karangasem
Harga tapel di sini dijual mulai dari Rp 100-150 ribu.
Sementara itu untuk harga wayang mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 1 juta, dan rangda dijual Rp 20 juta.
Sudah membuka stand sejak 15 Juni 2024, pengunjung lebih banyak membeli wayang dan tapel.
Untuk bahan wayang digunakan dari kulit, sementara tapel dibuat dari kayu sandat, juga ada yang dibuat dari kayu pule.
“Yang paling diminati tapel seperti tapel bondres, tapel bungkulan, tapel barong, sama wayang juga," imbuhnya.
Seluruh barang kesenian di Umah Tari ini dibuat sendiri di Batuan, Sukawati, Gianyar.
Penjualan di hari pertama sekitar Rp 4-5 juta per hari, sebab dibukanya stand ini dimulai pada weekend. Dan pada hari biasa sekitar Rp 2 juta.
Kumpulan Artikel PKB
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.