Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Timnas Indonesia

STY OUT? Erick Thohir Beri Sinyal Timnas Harus Siap Kehilangan, Transfer Kembali ke Korea Selatan?

Tanggapan ini disampaikan Erick Thohir di sela peresmian Training Center Bali United di Pantai Purnama, Gianyar, Bali, pada Sabtu 22 Juni 2024.

dok ist/instagram@shintaeyong7777
Pernyataan pertama mengindikasikan bahwa PSSI harus siap untuk kehilangan STY, karena saat ini memang belum ada kontrak resmi perpanjangan masa kepelatihan STY, dengan masa kerja yang habis Juni 2024 ini. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menanggapi isu Pelatih Timnas Indonesia, nama Shin Tae- yong masuk dalam bursa pelatih Korea Selatan.

Tanggapan ini disampaikan Erick Thohir di sela peresmian Training Center Bali United di Pantai Purnama, Gianyar, Bali, pada Sabtu 22 Juni 2024.

"Mengenai coach Shin tae-yong, simpel buat saya. Bahwa pembangunan Timnas Indonesia bukan pembangunan berdasarkan satu dua individu," kata Erick Thohir.

Pernyataan pertama mengindikasikan bahwa PSSI harus siap untuk kehilangan STY, karena saat ini memang belum ada kontrak resmi perpanjangan masa kepelatihan STY, dengan masa kerja yang habis Juni 2024 ini.

Baca juga: Mental Baja Timnas Indonesia U16 di Piala AFF, Erick Thohir: Bukti Pembinaan Grassroots Sejak Dini

Baca juga: PSSI Incar 2 Pemain Keturunan Perkuat Timnas Indonesia,Selain Kevin Diks & Ole Romeny, Harga Rp60 M?

Ketum PSSI Erick Thohir (tengah)
Ketum PSSI Erick Thohir (tengah) (Adrian/Tribun Bali)

 

Akan tetapi, Erick Thohir menyampaikan bahwa kesuksesan dalam sepak bola tidak hanya berdiri sendiri, melainkan kerja sama dari berbagai pihak, dari organisasi, tim, pelatih hingga pemain yang berdampak pada prestasi.

Tidak bisa dipungkiri, mantan pelatih Timnas Korsel yang pernah mentas di ajang bergengsi Piala Dunia ini sudah mengangkat derajat Timnas Indonesia di mata dunia, tidak hanya level Asia Tenggara, melainkan saat ini Indonesia berkiprah di level Asia dan berjuang menembus Piala Dunia 2026.

"Bahwa Timnas Indonesia ini maju karena Erick Thohir, tidak. Erick Thohir kalau tidak punya pelatih, tidak punya pemain, ya tidak mungkin," ucapnya.

"Sama, oh tim nasional kita maju karena misalnya Jay Idzes, tidak mungkin. Jay Idzes main bek sendiri, kita main 1-4-5, mungkin nggak? Nggak mungkin. Jay idzes pasti perlu teman di belakang," sambungnya.

"Tentu sama pelatih juga, bahwa kita perlu punya pelatih yang punya standar dunia. Tapi saya yakin coach Shin tae-yong tahu. Bahwa tanpa dukungan PSSI hari ini, tanpa kualitas pemain hari ini, tidak mungkin kita sampai di sini," jabarnya.

Namun "gong"nya adalah pernyataan Erick Thohir bahwa ia tidak bisa melarang ke mana STY akan berlabuh, apakah tetap bersama Timnas Indonesia atau bakal kembali ke Korsel.

"Coach Shin Tae-yong dengan saya punya hubungan yang baik. Yang saya dengar, beliau sedang dalam perawatan di rumah sakit, kita berikan waktu," ujar dia.

"Kalau pun dari Korea Selatan menginginkan coach Shin Tae-yong saya tidak bisa melarang. Sama juga kalau ada pelatih bulu tangkis kita diinginkan negara lain, saya nggak bisa melarang," sambung Erick Thohir.

Erick Thohir ingin membangun kepercayaan, bahwa keberhasilan Timnas Indonesia bukan hanya karena satu individu namun kekuatan bersama.

"Tapi percaya lah pembangunan tim nasional ini bukan berdasarkan satu individu, saya jamin itu. Bahwa tim nasional ini dibangun karena sebuah kekuatan bersama," ucapnya.

"Pemerintah hadir, PSSI hadir, suporter hadir, tim pemain yang cakap, official yang cakap, dan pelatih sekaliber Shin Tae-yong," pungkas Erick Thohir. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved