Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Banjir di Pasar Rakyat Gianyar, Kadis Perindag Sebut Ulah Oknum Pedagang

Kepala Disperindag Gianyar, Luh Gde Eka Suary mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan terkait banjir di Pasar Rakyat Gianyar, Bali.

tribun bali/i wayan eri gunarta
Pasar Rakyat Gianyar - Banjir di Pasar Rakyat Gianyar, Kadis Perindag Sebut Ulah Oknum Pedagang 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Banjir yang terjadi di areal dalam Pasar Rakyat Gianyar menjadi sorotan banyak pihak.

Sebab, pasar ini dinilai sebagai pasar tradisional termegah di Indonesia, dengan pembangunan yang menelan biaya Rp 250 miliar.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar, Luh Gede Eka Suary menyebut banjir itu bukan karena kesalahan infrastruktur.

Melainkan pembuangan sampah ke drainase.

Baca juga: Gelombang Tinggi Sebabkan Banjir Rob di Gilimanuk Bali, Puncak Cuaca Ekstrem Diprediksi Agustus

Kepala Disperindag Gianyar, Luh Gde Eka Suary mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan terkait banjir di Pasar Rakyat Gianyar, Bali.

Kata dia, banjir tersebut terjadi bukan karena kesalahan infrastruktur.

Namun akibat ulah oknum pedagang itu sendiri, yakni mereka membuang sampah ke selokan, sehingga menjadi mampet.

"Selokan mampet karena oknum pedagang memasukkan sampahnya ke drainase, tolong kordinator pasar, keamanan dan petugas CS sering-sering mengedukasi pedagang agar tidak membuang sampahnya di saluran drainase karena malas memilah. Tolong semua atensi," ujarnya, Kamis 27 Juni 2024.

Eka pun mengaku prihatin pada kondisi tersebut, sehingga pedagang harus dievaluasi.

"Saat ini sudah normal kembali. Ya pedagang harus disemprit juga, karena dia yang buang sampah, dia yang share di medsos," jelasnya.

Selain dibuang di drainase, pihaknya juga menemukan banyak sampah yang berserakan dan bau busuk bertebaran di luar pasar.

"Sampah juga banyak di jalan. Harus dievaluasi jadwal angkutnya, karena terlalu lama," ujarnya.

Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati mengatakan, penanganan sampah di pasar bukan kewenangan DLH.

Sebab, di setiap pasar yang dikelola Pemkab Gianyar termasuk Pasar Rakyat Gianyar sudah ada petugas kebersihannya (cleaning serivice) di bawah kewenangan Kepala Pasar atau Disperindag.

Karena itu, dalam mengantisipasi hal yang tak diinginkan di pasar, merekalah yang harusnya melakukan evaluasi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved