Kunci Jawaban

Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 12 14 15, Kurikulum Merdeka: Tabel Hasil Pengukuran

Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel Bahasa Inggris kelas 11 SMA halaman 12 14 15 Kurikulum Merdeka.

|
Kemdikbud
Cover Buku IPA Kurikulum Merdeka Kelas 10 - Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 12 14 15, Kurikulum Merdeka: Tabel Hasil Pengukuran 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel Bahasa Inggris kelas 11 SMA halaman 12 14 15 Kurikulum Merdeka.

Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 12

Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 15

Artikel ini akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal-soal IPA.

Mengerjakan soal IPA SMA tak sulit lagi dengan ulasan ini.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Semester 1 Halaman 103 104, Ayo Kita Selesaikan: Tahapan Metamorfosis

Berikut kunci jawabannya yang berhasil dirangkum TribunBali.com dari berbagai sumber.

Pada bagian ini, membahas tentang materi yang terdapat pada BAB 1, Aktivitas 1.4 dan Aktivitas 1.6.

Kunci Jawaban IPA Kelas 10

Simak kunci jawaban selengkapnya di sini.

Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 12 14 15

Soal IPA Kelas 10 Halaman 12

Aktivitas 1.4

1. Kalian akan mengukur satu benda yang sama, dengan menggunakan tiga alat ukur yang berbeda. Menurut pendapat kalian, apakah basil pengukurannya akan sama atau berbeda? Jelaskan alasannya. 

2. Salinlah dan isi tabel dengan hasil pengukuran ketiga alat tersebut pada buku latihan kalian.

3. Berdasarkan aktivitas yang dilakukan, adakah besaran yang diukur dengan alat ukur yang tidak sesuai? Besaran apa saja yang diukur dengan alat ukur yang tidak sesuai? Jelaskan mengapa alat ukurnya tidak sesuai?

4. Berdasarkan hasil perbandingan hasil pengukuran yang Kalian dapatkan, alat ukur apa yang cocok dan tidak cocok untuk mengukur diameter baut? Seberapa teliti pengukurannya? Jelaskan alasannya.

Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 12

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Semester 1 Halaman 103 104, Ayo Kita Selesaikan: Tahapan Metamorfosis

1. Hasil pengukurannya akan berbeda.

Alasannya karena masing-masing alat memiliki ketelitian yang berbeda sehingga akan menghasilkan perbedaan nilai pengukuran dalam rentang beberapa milimeter (mm).

2. - (Jawaban diisi oleh siswa sendiri, karena berkaitan dengan praktek pengukuran)

3. - Diameter dan diameter luar tutup botol harus tidak diukur dengan penggaris dan mikrometer sekrup.

Alasannya penggaris dan mikrometer sekrup tidak memiliki rahang dalam dan rahang luar untuk pengukuran diameter dengan akurat.

- Panjang botol panjang buku tulis dan lebar buku tulis tidak harus diukur dengan jangka sorong dan mikrometer sekrup.

Alasannya karena bentuk alat ukurnya kurang mendukung untuk pengukuran benda-benda tersebut.

4. - Alat ukur yang cocok untuk dapat mengukur diameter baut adalah jangka sorong dengan ketelitian sampai 0,025 mm.

Alasannya karena jangka sorong memiliki rahang dalam yang sangat cocok untuk pengukuran diameter.

- Alat ukur yang tidak cocok untuk mengukur diameter baut adalah penggaris dan mikrometer sekrup karena proses pengukurannya sulit sehingga tidak akurat.

Soal IPA Kelas 10 Halaman 14 15

Aktivitas 1.6

Kalian telah mengetahui bahwa pada setiap pengukuran tentu ada faktor kesalahan. Mari bersama-sama mencari apa saja faktor kesalahan tersebut?

Carilah informasi mengenai faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kesalahan pengukuran.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 82 83 84, Kurikulum Merdeka: Text Construction

Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 14 15

1. Ketidakpastian Random/Acak.

Ketidakpastian random/acak disebabkan oleh tidak–stabilnya kondisi pengukuran. Kondisi tersebut adalah sebagai berikut:

• Tegangan listrik yang fluktuatif,

• Gangguan kebisingan atau noise dari lingkungan sekitar atau alat,

• Gangguan jarum alat ukur oleh Gerak Brown.

2. Keterbatasan Pengamat

Ketidakpastian pengukuran dapat terjadi akibat keterbatasan pengamatnya. Perkembangan teknologi berpengaruh pula pada kecanggihan alat ukur, dampaknya pengguna memerlukan keterampilan lebih untuk menggunakan alat ukur tersebut.

3. Kesalahan Sistematis

Kesalahan sistematis merupakan kesalahan yang berkaitan dengan alat ukurnya, misalnya seperti berikut ini.

• Kesalahan titik nol merupakan kesalahan akibat jarum penunjuk alat ukur tidak tepat di titik nol saat pengukuran.

• Kesalahan kalibrasi merupakan kesalahan saat pembuatan alat ukur dengan kondisi kurang tepatnya penulisan skala pada alat ukur.

• Kesalahan pengukuran karena pelemahan komponen alat, misalnya pegas yang melar akibat jangka waktu pemakaian yang lama,
komponen alat yang berkarat, dan lain-lain.

Disclaimer: 

Itu dia kunci jawaban dan soal ulasan IPA kelas 10.

Pembahasan dan kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan belajar siswa.

Siswa diharapkan untuk mengerjakan soal terlebih dahulu secara mandiri. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved