Pilkada Sumut

PKB: Kita Sama-sama Tahu Lah Soal Bobby, Tujuh Parpol Dukung Menantu Presiden di Pilkada Sumut

Dia menuturkan, Bobby secara politik memang memiliki kekuatan baik sebagai menantu Jokowi maupun Wali Kota Medan.

Tribunnews.com/ Reza Deni
MANTU PREDIDEN - Wali Kota Medan sekaligus Politisi Gerindra, Bobby Nasution saat menyambangi kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM - Bobby Nasution didukung tujuh partai politik (parpol) di Pilkada Sumatera Utara (Sumut). PDI Perjuangan mempertanyakan Bobby yang mendapatkan dukungan banyak parpol, apa karena dia seorang menantu presiden atau karena diri sendiri?

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luluk Nur Hamidah merespons pertanyaan tersebut. Kata dia, selain menantu presiden, Bobby juga adalah Wali Kota Medan. Selebihnya, ia sebut sudah sama-sama tahu.

"Kita anggap sama-sama tahu lah kita. Tahu sama tahu tetapi ya saya kira gini Mas Bobby kan jadi wali kota juga," kata Luluk di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7).

Luluk mengatakan, dalam dunia politik memang ada prasyarat yang saling memberikan pengaruh. "Tentu, tidak bisa dinafikan juga yang terkait dengan popularitas ya, kemudian konektifitas gitu ya termasuk juga jejaring politik sosial ekonomi yang dimiliki," ujarnya.

Baca juga: Diduga Wanprestasi PT. BKM Gugat PT. Dayak Membangun Pratama, Simak Alasannya!

Baca juga: Daftar 29 Atlet Indonesia ke Olimpiade 2024 Paris, Ada Atlet Panjat Tebing Bali Desak Made Rita

Dia menuturkan, Bobby secara politik memang memiliki kekuatan baik sebagai menantu Jokowi maupun Wali Kota Medan.

"Nah Bobby memiliki kekuatan di situ dia wali kota dia mantu presiden, presidennya juga masih berkuasa sekarang kemudian adik iparnya terpilih sebagai Wapres," ucap Luluk.

Karenanya, Luluk mengungkapkan bahwa tak bisa dielakkan jika Bobby memiliki kekuatan seperti itu. "Nah, dari sisi kelaziman dia memiliki itu ya enggak bisa dielakkan ada faktor itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidajat buka suara mengenai Bobby yang didukung tujuh parpol di Pilkada Sumut, yakni PKB, Golkar, Gerindra, NasDem, PAN, Demokrat, dan PPP.

Djarot menanyakan dukungan parpol tersebut karena faktor Jokowi sebagai presiden atau Bobby sendiri. "Pilkada Sumut ya, untuk mas Bobby sudah dapat (dukungan sebanyak itu), itu karena mas Bobby-nya atau karena mertuanya? Itu pertanyaannya. Jadi pertanyaannya itu," kata Djarot.

Dia menegaskan, banyaknya dukungan tersebut belum tentu berpengaruh terhadap kemenangan. "Jadi belum tentu juga, pendukung partai yang banyak gitu, raksasa, gemuk gitu ya, super koalisi, kayak atau super apa ya, gemuk banget gitu ya itu belum tentu juga (menang). Karena yang menentukan kan rakyat juga," ucapnya. (tribunnews)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved