Berita Klungkung
3 Hari BBM Kosong di Nusa Penida, Antrean Mengular di SPBU Ceningan, Kapal Pengangkut BBM Ada Rusak!
Antrean warga untuk membeli BBM tersebut tetjadi, Minggu (4/8) pagi. Warga membawa ratusan jeriken BBM yang dijejerkan hingga memenuhi SPBU.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Antrean warga untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) mengular di SPBU Nusa Ceningan, di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung pada Minggu (4/8). Warga saat itu rela antre, setelah selama 3 hari stok BBM kosong di wilayah tersebut.
Antrean warga untuk membeli BBM tersebut tetjadi, Minggu (4/8) pagi. Warga membawa ratusan jeriken BBM yang dijejerkan hingga memenuhi SPBU. Selain untuk kendaraan, biasanya warga membeli BBM dengan jeriken untuk bahan bakar perahu nelayan atau boat cepat.
Kasi Humas Polres Klungkung I, lptu Agus Widiono menjelaskan, jajaran kepolisian dari Polsek Nusa Penida telah melakukan monitoring terkait antrean tersebut.
“Berdasarkan hasil monitoring, hari ini (kemarin) baru masuk BBM ke SPBU Ceningan. Sebelumnya stok BBM sudah kosong selama 3 hari di SPBU tersebut,” ungkap Agus Widiono, Minggu (4/8).
Saat BBM tiba pada Minggu (4/8) terjadi antrean yang sangat ramai. Namun meskipun demikian, distribusi dan penjualan BBM berlangsung aman dan tertib. “Saat ini situasi di SPBU Nusa Ceningan terpantau antrean pembelian BBM sangat ramai, mengingat stok BBM di SPBU Ceningan sudah kosong sejak tiga hari. Situasi penyaluran BBM tetap aman dan tertib,” ungkap dia.
Adapun jumlah BBM yang disalurkan ke SPBU Nusa Ceningan di Kecamatan Nusa Penida yakni, Pertalite 25.000 liter, Pertamax 32.000 liter, Dexlite 5000 liter.
Banyaknya antrean BBM yang terjadi di SPBU Nusa Ceningan diakibatkan karena keterlambatan pendistribusian BBM di SPBU. Hal ini karena salah satu Kapal LCT Pengangkut BBM mengalami kerusakan, sehingga jadwal pendistribusan BBM di SPBU Ceningan berbagi jadwal Kapal LCT dengan SPBU di Nusa Penida.
“Selain itu juga pada bulan ini permintaan BBM meningkat karena jumlah kunjungan wisatawan melonjak,” ungkap Agus Widiono.
Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klungkung, I Gusti Gede Gunarta pada Selasa (30/7) menyatakan Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Nusa Jaya Abadi menambah trip (keberangkaran) ke Nusa Penida untuk mencegah kelangkaan BBM di Nusa Penida.
Penambahan keberangkatan KMP Nusa Jaya Abadi sudah diberlakukan sejak Jumat (26/7) lalu. Hal ini lantaran kapal Landing Craft Transport (LCT) yang biasanya mengangkut BBM ke Nusa Penida memasuki masa docking. Sehingga untuk sementara pengangkutan BBM ke Nusa Penida, memanfaatkan KMP Nusa Jaya Abadi yang dikelola Pemkab Klungkung.
“KMP Nusa Jaya Abadi sudah menambah trip sejak Jumat lalu untuk angkut BBM. Kami tentu tidak biarkan terjadi kelangkaan BBM di Nusa Penida,” ujar Gunarta.
Menurtnya penambahan trip ini khusus untuk mengangkut BBM selama kapal LCT docking. KMP Nusa Jaya Abadi menjalani 2 kali trip dari Pelabuhan Padangbai ke Nusa Penida kini menjadi 3 kali. “Jika biasanya berangkat pukul 07.00 dari Nusa Penida ke Padangbai, dengan ekstra trip ini KMP Nusa Jaya Abadi berangkat lebih dini sekitar pukul 06.00,” kata dia.
Saat mengangkut BBM menuju Nusa Penida, KMP Nusa Jaya Abadi tidak melakukan penyeberangan penumpang maupun barang lainnya. Mengingat pengangkutan BBM ini sangat mengkhusus. Ekstra trip diupayakan untuk melancarkan distribusi BBM agar tidak sampai terjadi kelangkaan BBM di Nusa Penida. “Kalau angkut BBM, tidak boleh dicampur dengan angkut penumpang atau material, harus khusus,” jelasnya. (mit)
Biaya Operasional Meningkat
Kepala Dishub Klungkung, I Gusti Gede Gunarta menjelaskan, penambahan trip KMP Nusa Jaya Abadi ini membuat peningkatan biaya operasional sebesar 10 persen hingga 15 persen. Namun ini diikuti dengan peningkatan pemasukan dari KMP Nusa Jaya Abadi. Meskipun sudah uzur, peningkatan trip tidak terlalu membebani KMP Nusa Jaya Abadi.
| Modal Rp200 Ribu, Pelajar Klungkung Bali Ciptakan Ogoh-ogoh Mini Unik dari Bahan Daur Ulang |
|
|---|
| Tingkat Pengangguran 1,15 Persen, Pemkab Klungkung Upayakan Tekan dengan Perluasan Akses Kerja |
|
|---|
| Ogoh-ogoh Mini Unik di Klungkung, Terbuat dari Kulit Salak hingga Akar Tumbuhan |
|
|---|
| Semarapura Festival 2026 Ambil Tema Semarana Atita Prabha, Warisan Sejarah Jadi Kekuatan Ekonomi |
|
|---|
| Tampilkan Pusaka Abad ke-16, Pameran Keris Saat Hari Puputan Klungkung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Antrean-warga-untuk-membeli-BBM-mengular-di-SPBU-Nusa-Ceningan.jpg)