Berita Jembrana

TRADISI Upacara Petik Laut, Umat Khidmat Ikuti Upacara Petik Laut di Candikusuma

Sementara itu, untuk upacara petik laut diakhiri dengan pakelem dengan sarana bebek dan ayam secara umat hindu dan larung sesaji secara umat muslim.

ISTIMEWA
PETIK LAUT – Warga menggelar mulang pakelem serangkaian tradisi upacara petik laut di Pantai Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Sabtu (3/8). Pelaksanaan tradisi kali ini digelar berbeda dari wilayah lain yaitu dengan akulturasi budaya tiga umat yaitu hindu, muslim, dan kristiani. 

TRIBUN-BALI.COM  - Tradisi upacara Petik Laut di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana digelar pada Sabtu (3/8) kemarin.

Pelaksanaan tradisi kali ini digelar berbeda dari wilayah lain yaitu dengan akulturasi budaya tiga umat yaitu hindu, muslim, dan kristiani.

Selain doa bersama lintas agama, akulturasi budaya tersebut juga ditunjukkan dengan tarian Bali dan qasidah rebana.

Sementara itu, untuk upacara petik laut diakhiri dengan pakelem dengan sarana bebek dan ayam secara umat hindu dan larung sesaji secara umat muslim.

Tujuannya yakni sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil laut yang melimpah.

“Saya sangat kagum sekali, berbeda dari tempat lain, di sini upacara petik laut berlangsung sangat khidmat dan meriah sekali. Hal ini tentu tidak terlepas dari harmonisasi masyarakat di sini, akulturasi budaya dari umat hindu, muslim dan kristiani yang sangat luar biasa sekali,” kata Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Panti Asuhan Wisma Dalung, Ludes Terbakar Saat Persiapan HUT Setengah Abad

Baca juga: Perjalanan 13 Etape Lintasi 6 Pulau Indonesia, Riding Experience Yamaha NMAX Tour Boemi Nusantara

Dia juga menjelaskan berbagai potensi yang bisa dikembangkan di kawasan Pantai Candikusuma ini. Selama ini, Candikusuma dikenal dengan kampung Kerapu.

“Yang kita tahu di sini (Candikusuma) yang terkenal kampung kerapu-nya, itu kita akan perkuat, sehingga semakin dikenal luas lagi. Selain itu, landscape pantai juga luar biasa, kita akan tambah lagi beberapa paket wisata, seperti snorkeling, jetski dan perahu wisata. Astungkara ini bisa berjalan sesuai rencana, ini juga bagian dari menyongsong Jembrana Emas 2026,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Manik Segara, Agus Sulaimi mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Jembrana dalam pelaksanaan upacara petik laut di Desa Candikusuma ini.

“Semoga ke depan kegiatan ini bisa berkelanjutan dan ditingkatkan lagi, tentu atas dukungan dan support Bapak Bupati Jembrana,” ucapnya. (mpa)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved