Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Penambahan Patung Agar Bercerita, Monumen Puputan Badung Segera Direnovasi

Ketiganya dibalut kain serba putih serta membawa senjata keris dan tombak. Rencananya, Pemkot Denpasar akan merenovasi monumen tahun 2025.

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
RENCANA RENOVASI - Suasana di Monumen Puputan Badung, Denpasar, Rabu (7/8). Pemkot Denpasar akan merenovasi monumen ini tahun depan. Monumen akan dibuat lebih bercerita dengan penambahan patung. 

TRIBUN-BALI.COM - Pemkot Denpasar akan merenovasi monumen Puputan Badung. Saat ini monumen tersebut berada di sisi utara lapangan. Ada tiga patung di monumen itu, yakni seorang perempuan, laki-laki dan anak.

Ketiganya dibalut kain serba putih serta membawa senjata keris dan tombak. Rencananya, Pemkot Denpasar akan merenovasi monumen tahun 2025. Akhir tahun 2024 ini, ditarget detail gambar kerja atau DED untuk renovasi patung ini bisa rampung.

“Tahun ini, kami buat DED untuk perbaikan, sedang FGD (forum group discussion) perbaikan monumen itu,” kata Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Rabu (7/8).

Baca juga: NAMA Bakal Calon Kepala Daerah Usungan PDIP Beredar, Koster atau Giri Direstui Maju Pilgub Bali?

Baca juga: BALI Rawan Eksploitasi Seksual Anak, Masuk Provinsi Jumlah Kasus Banyak, 3 Besar di ASEAN!

Ia mengatakan, upaya renovasi dilakukan untuk membangkitkan nilai historis kepada masyarakat. Dalam renovasi ini, nantinya akan ditambahkan beberapa patung kecil yang bercerita terkait monumen tersebut. Proyek melibatkan beberapa seniman di Denpasar untuk membuat konsep cerita.

“Kami libatkan seniman di Denpasar, konsepnya bercerita kenapa sampai ada patung itu, masih FGD, DED tahun ini, nanti ada dari patung-patung kecil yang bercerita kenapa sampai ada patung itu. Nanti dikerjakan tahun 2025,” katanya.

Selain itu, pada anggaran perubahan ini, pihaknya juga menganggarkan untuk penataan taman bermain anak. Arya Wibawa menyebut Denpasar menggelontorkan Rp 1 miliar untuk penataan taman bermain anak di Lapangan Puputan dan Taman Kota Lumintang.

“Untuk ruang bermain kami sempurnakan, karena fasilitas publik jangan sampai membahayakan masyarakat bermain di sana, itu arahan Pak Wali langsung,” katanya. Penataan ini juga mencakup fasilitas olahraga yang ada di dua kawasan tersebut. (sup)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved