Kunci Jawaban

Kunci Jawaban PKN Kelas 12 Halaman 21 22, Kurikulum Merdeka: Teks Tingginya Angka Putus Sekolah

Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel PKN kelas 12 SMA halaman 21 22, bagian Tugas Mandiri Kurikulum Merdeka.

|
kemdikbud
Cover Buku PKN Kelas 12 Kurikulum Merdeka - Kunci Jawaban PKN Kelas 12 Halaman 21 22, Kurikulum Merdeka: Teks Tingginya Angka Putus Sekolah 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel PKN kelas 12 SMA halaman 21 22, bagian Tugas Mandiri Kurikulum Merdeka.

Kunci Jawaban PKN Kelas 12 Halaman 21

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 22

Artikel ini akan memudahkanmu dalam mengerjakan soal-soal PKN.

Mengerjakan soal Pendidikan Kewarganegaraan SMA tak sulit lagi dengan ulasan ini.

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 12 Halaman 9 14, Kurikulum Merdeka: Jenis Hak dan Kewajiban Warga Negara

Berikut kunci jawabannya yang berhasil dirangkum TribunBali.com dari berbagai sumber.

Pada bagian ini, membahas tentang materi Identifikasi Hak dan Kewajiban Warga Negara.

Kunci Jawaban PKN Kelas 12

Simak kunci jawaban selengkapnya di sini.

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 21 22

Soal Halaman 21 22

Tugas Kelompok 1.1

Bacalah berita "Tingginya Angka Putus Sekolah Jadi Kendala Wajib Belajar 12 Tahun" bersama teman sebangkumu.

Setelah membaca kasus di atas diskusikanlah dengan teman sebangkumu pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

1. Mengapa faktor ekonomi dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya angka putus sekolah?

2. Apabila dikaitkan dengan Pancasila, kasus tersebut merupakan ketidaksesuaian dari sila keberapa? Berikan alasannya!

3. Adakah faktor lain selain faktor ekonomi yang menjadi penyebab meningkatnya angka putus sekolah? Apabila ada, apa saja faktor tersebut?

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 12 Halaman 2 5, Tugas Mandiri: Pengertian dan Hak Kewajiban Negara

4. Pada saat ini, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menanggulangi permasalahan ini, di antaranya dengan memberikan Bantuan Operasional Sekolah, beasiswa, sekolah gratis, dan sebagainya. Menurut Anda, apakah upaya pemerintah tersebut sudah berhasil? Kemukakan indikator keberhasilannya.

5. Selain pemerintah, siapa lagi yang bertanggung jawab untuk mengatasi masalah ini? Apa saja peran yang bisa ditampilkannya?

6. Apa solusi yang Anda ajukan untuk mengatasi masalah ini? Bagaimana strateginya supaya solusi itu berhasil?

7. Kemukakan bentuk pelanggaran hak warga negara yang pernah terjadi di daerahmu. Bagaimana solusi untuk menyelesaikannya?

Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 21 22

1. Faktor ekonomi dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya angka putus sekolah karena biaya sekolah yang masih relatif mahal, terutama sekolah hingga jenjang yang lebih tinggi.

 Apabila faktor ekonomi seseorang tidak mencukupi, maka risiko putus sekolah bagi anak-anaknya akan semakin besar. Selain itu, putus sekolah juga dapat terjadi akibat anak-anak harus ikut membantu bekerja demi keluarga.

2. Faktor ekonomi dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya angka putus sekolah karena keluarga yang tidak mampu secara finansial seringkali tidak dapat membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Biaya pendidikan seperti biaya sekolah, buku, seragam, dan transportasi dapat menjadi beban yang berat bagi keluarga miskin.

Keterbatasan ekonomi ini dapat membuat orang tua memutuskan untuk memprioritaskan kebutuhan lain, seperti mencari pekerjaan bagi anak mereka untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

3. Selain faktor ekonomi, terdapat beberapa faktor lain yang menjadi penyebab meningkatnya angka putus sekolah, antara lain:

a) Faktor sosial dan budaya: Misalnya, adanya norma atau tradisi di masyarakat yang lebih mengutamakan pernikahan dini atau pekerjaan daripada pendidikan.

b) Faktor kurangnya motivasi dan kesadaran akan pentingnya pendidikan: Baik dari siswa maupun orang tua, kurangnya pemahaman akan manfaat jangka panjang pendidikan dapat menjadi hambatan.

c) Faktor infrastruktur dan aksesibilitas: Terbatasnya fasilitas pendidikan di daerah tertentu, jarak yang jauh antara tempat tinggal dengan sekolah, atau transportasi yang tidak memadai juga dapat menyebabkan putus sekolah.

4. Evaluasi keberhasilan upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah putus sekolah dapat dilakukan dengan melihat indikator seperti:

a) Penurunan angka putus sekolah secara signifikan dalam kurun waktu tertentu.

b) Peningkatan aksesibilitas pendidikan bagi kelompok masyarakat yang rentan atau terpinggirkan.

c) Peningkatan partisipasi anak usia sekolah dalam pendidikan formal.

d) Penurunan tingkat drop-out di berbagai jenjang pendidikan.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 61 62 63, Kurikulum Merdeka: Permasalahan Menyimpang Kimia Hijau

e) Adanya peningkatan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.

5. Selain pemerintah, berbagai pemangku kepentingan juga bertanggung jawab dalam mengatasi masalah putus sekolah, antara lain:

a) Masyarakat dan keluarga: Peran keluarga dalam memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak untuk melanjutkan pendidikan sangat penting.

b) Sekolah dan pendidik: Guru dan tenaga pendidik memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan memotivasi siswa.

c) Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi non-pemerintah: LSM dapat memberikan bantuan dan program pendidikan bagi keluarga yang kurang mampu.

d) Dunia usaha: Perusahaan dapat berperan dalam memberikan pelatihan kerja atau program magang kepada siswa yang berisiko putus sekolah.

6. Solusi untuk mengatasi masalah putus sekolah antara lain:

a) Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan di daerah terpencil atau terpinggirkan.

b) Meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya pendidikan melalui kampanye dan sosialisasi.

c) Memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin.

Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 61 62 63, Kurikulum Merdeka: Permasalahan Menyimpang Kimia Hijau

d) Meningkatkan kualitas pengajaran dan metode pembelajaran yang menarik.

e) Mendorong kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mengatasi permasalahan pendidikan.

7. Bentuk pelanggaran hak warga negara:

a) Terbatasnya akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil atau masyarakat adat.

b) Diskriminasi atau ketimpangan dalam pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan.

c) Kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai, seperti ruang kelas yang sesuai atau sarana dan prasarana yang memadai.

Solusi untuk menyelesaikan masalah:

a) Meningkatkan investasi dalam infrastruktur pendidikan di daerah yang terpinggirkan.

b) Memperluas akses pendidikan untuk masyarakat adat dan daerah terpencil melalui program pemerataan pendidikan.

c) Melakukan pemantauan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran hak pendidikan.

d) Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemenuhan hak pendidikan dengan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan terkait pendidikan di daerah mereka.

Disclaimer: 

Itu dia kunci jawaban dan soal ulasan PKN kelas 12.

Pembahasan dan kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan belajar siswa.

Siswa diharapkan untuk mengerjakan soal terlebih dahulu secara mandiri. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved