Gempa Bumi

BREAKING NEWS! Gempa Bumi Selatan Gunung Kidul M5,8 di Samudera Hindia, Tidak Berpotensi Tsunami

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,85° LS

Pixabay
Ilustrasi gempat -Breaking News! gempa bumi terjadi lagi hari ini. Berdasarkan info dari BMKG, pada Hari Senin 26 Agustus 2024 pukul 19.57.42 WIB wilayah  Samudra Hindia, Selatan  Gunung Kidul diguncang gempa tektonik. 

TRIBUN-BALI.COM - Breaking News! gempa bumi terjadi lagi hari ini. Berdasarkan info dari BMKG, pada Hari Senin 26 Agustus 2024 pukul 19.57.42 WIB wilayah  Samudra Hindia, Selatan  Gunung Kidul diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,85° LS ; 110,17° BT.

Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 Km arah barat daya Gunung Kidul pada kedalaman 42 Km.

Baca juga: DUKUNG Paket Koster-Giri Prasta, DPW Partai Gelora Bali Sambangi DPD PDI Perjuangan

Baca juga: BMKG Wilayah III Tegaskan Potensi Ancaman Gempa Megathrust, Tapi Warga Tidak Perlu Panik Berlebihan!

Ilustrasi gempa - Breaking News! gempa bumi terjadi lagi hari ini. Berdasarkan info dari BMKG, pada Hari Senin 26 Agustus 2024 pukul 19.57.42 WIB wilayah  Samudra Hindia, Selatan  Gunung Kidul diguncang gempa tektonik.
Ilustrasi gempa - Breaking News! gempa bumi terjadi lagi hari ini. Berdasarkan info dari BMKG, pada Hari Senin 26 Agustus 2024 pukul 19.57.42 WIB wilayah  Samudra Hindia, Selatan  Gunung Kidul diguncang gempa tektonik. (SHUTTERSTOCK)


 
Jenis dan mekanisme gempa bumi:

Dengan memerhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya deformasi batuan di bidang kontak antar lempang ( megathrust ).

Hasil analisis mekanisme sumber, menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust ).
 

Dampak gempa bumi:

Gempa bumi ini berdampak, dan dirasakan di daerah Sleman, Yogyakarta, Kulonprogo dan Bantul dengan sekala intensitas III-IV MMI ( bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), di daerah Karangkates, Malang, Pacitan, Nganjuk, Trenggalek, Madiun, Kediri, Blitar, Cilacap, Banyumas, Solo, Surakarta dan Klaten.

Dengan skala intensitas II-III MMI ( getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI .
 

Gempa bumi susulan:

Hingga pukul 20.20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 (dua) aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ).
 
Rekomendasi:

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak, atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa bumi, atau pun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
 
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
 
 
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved