Berita Bangli

TERIAKAN Ni Komang R Tengah Malam Hebohkan Warga Kintamani Bangli, Suami Lakukan ini Setelah Sekamar

TERIAKAN Ni Komang R Tengah Malam Hebohkan Warga Kintamani Bangli, Suami Lakukan ini Setelah Sekamar

istimewa
aparat kepolisian Polsek Kintamani, Bangli melakukan olah TKP di rumah RA, Selasa 3 September 2024 - RA Nekat Akhiri Hidup di Bangli Bali, Sempat Cekcok Dengan Istrinya 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - I Nyoman RA ditemukan tewas akhiri hidup atau ulah pati di sebuah dapur pondokan miliknya di Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa 3 September 2024.

Sebelum ditemukan ulah pati, RA disebutkan sempat cekcok dengan istrinya.

Saat ini kasus ulah pati tersebut telah ditangani oleh Polsek Kintamani. 

Baca juga: Ditinggal Pacar ke Denpasar, WNA Polandia Nekat Mengiris Tangannya di Nusa Penida

Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna menjelaskan kronologis ulah pati itu bermula RA pulang dari memetik cengkeh pada Senin 2 September 2024 sekira pukul 18.00 wita RA. 

Saat tiba di rumah, saksi yang merupakan istri korban, Ni Komang R menanyakan alasan suaminya pulang telat. 

"Biasa korban sudah pulang ke rumah pukul 16.00 wita,' ujar Kapolsek Kintamani.

Baca juga: Aksi Tak Terpuji Pemuda di Gerokgak Buleleng, Lucuti Busana Gadis 14 Tahun Putri Temannya Sendiri

Dijelaskan bahwa ia sempat adu mulut alias cekcok dengan suaminya pada Senin malam. 

Saat itu, sekitar pukul 23.00 Wita, sang suami keluar kamar tanpa mengatakan apapun kepada istrinya.

"Selang 30 menit  korban tidak ada kembali ke kamar, istri korban kemudian keluar mencari korban," ungkap Kapolsek Kintamani.

Baca juga: DIBUANG Orangtuanya, Tangisan Bayi dari Semak-semak di Ungasan Kuta Selatan Kagetkan Ngurah Ariawan

Karena curiga suami tak kembali, kata Kapolsek, istrinya lantas mencari ke beberapa tempat.

Ia pun tak menduga bahwa akan menemukan suaminya dalam kondisi telah tergantung di pilar kayu pada dapur miliknya.

"Korban gantung diri menggunakan seutas tali nilon berwarna biru dengan panjang kurang lebih 1,5 meter,"  jelas Kapolsek Kintamani.

Pasca aksi ulah pati tersebut, istri korban berteriak dan meminta tolong warga sekitar untuk bersama-sama menurunkan korban.

"Korban nekat akhiri hidup diduga karena kesalahpahaman  berdasarkan  cekcok karena korban terlambat pulang dari kerja," ujar kapolsek.

Pasca kejadian itu, personil Polsek Kintamani dipimpin Panit I Reskrim, Ipda Ketut Sudiarta melakukan olah TKP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved