Berita Viral
VIRAL Taruna Akpol Lawan Perwira Pengasuh, Terungkap Isi Chatting Bareng 1 Taruni, hingga Kaki X
VIRAL Taruna Akpol Lawan Perwira Pengasuh, Terungkap Isi Chatting Bareng 1 Taruni, hingga Kaki X
TRIBUN-BALI.COM - Video viral aksi seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang yang nekat melawan secara fisik perwira pengasuhnya menjadi sorotan.
Banyak yang tak menyangka taruna tersebut berani melakukan perlawanan secara fisik terhadap perwira pengasuh.
Aksi taruna ini terbilang berani karena dilakukan saat masih dalam pendidikan dan korbannya perwira pengasuh yang kerap disegani di lingkungan akademi tersebut.
Baca juga: Komang dan Kadek Asal Karangasem Ditangkap, Beraksi di Seminyak Kuta Utara Dalam Hitungan Menit
Kabarnya, taruna tersebut nekat melawan karena perwira pengasuhnya memeriksa laptopnya.
Sementara didalam laptop itu ada chatting antara taruna tersebut dan seorang taruni.
Dimana, dalam aturan di Akpol tidak boleh dilakukan atau masuk dalam kategori pelanggaran bagi taruna tersebut.
Baca juga: PENAMPAKAN Tebing Uluwatu Bali, Akan Tabas Tebing 6 Meter dengan Kedalaman 10 Meter
Selain itu, bentukan kaki taruna yang melawan perwira pengasuh tersebut dalam video juga menjadi sorotan warganet.
Sepintas terlihat kaki taruna tersebut berbentuk X.
Terlihat dalam video itu, taruna itu masuk kategori tergolong berani, dia nekat mendorong perwira pengasuh.
Bahkan, taruna tersebut berani menarik kerah baju perwira pengasuh yang sedang duduk di bangku panjang.
Dalam video juga terekam aksi beberapa taruna lain yang berupaya melerai aksi nekat temannya yang disebut bernama Brian.
Kemudian, seorang perwira berpakaian hitam di lokasi terdengar marah dan mengatakan dirinya seorang perwira dan pelaku masih taruna. Sehingga tidak pantas berbuat hal seperti kepada atasannya.
"Saya ini perwira, kamu toh baru masuk taruna, enggak menghargai atasan kamu,"ujarnya dalam video.
Dari keterangan di video, disebutkan sang taruna melawan saat para pengasuhnya akan memeriksa laptop miliknya.
Sang taruna sendiri disebutkan terlambat masuk ke akademi setelah sebelumnya izin berobat.
Di laptop, ditemukan rekaman chatting sang taruna dengan Taruni (taruna wanita) Akpol, yang mana disebutkan hal tersebut adalah sebuah pelanggaran di dalam Akpol.
Dari sejumlah akun yang mengunggah, salah satunya aku X dhemit_is_back.
"Belum dilantik jadi perwira muda Lo kamu dek.. dek.. Bisanya lawan pengasuh dan perwira pula... Maaf bukan bermaksud bela senioritas, tapi etitutmu salah kaprah..."tulis akun @dhemit_is_back dalam narasinya.
Postingan ini pun telah ramai dikomentari warganet. Namun belum diketahui secara pasti, kapan kejadian ini berlangsung.
Selain kelakuan sang taruna, bentuk kaki sang Taruna juga menjadi perhatian warganet.
Kaki sang taruna Akpol yang melawan perwira pembinanya tersebut disebut warganet seperti berbentuk X.
Ini menjadi aneh di mata warganet karena salah satu syarat penting masuk polisi apalagi Akpol adalah kaki tidak boleh bentuk X dan O.
Akademi Kepolisian (Akpol) merupakan sebuah sekolah kedinasan untuk Taruna Polri milik pemerintah Republik Indonesia yang dibentuk pada 1 Oktober 1965.
Akademi Kepolisian (Akpol) adalah sebuah lembaga pendidikan yang fokus pada pembentukan perwira Polri di Semarang, Jawa Tengah.
Seluruh biaya pendidikan dan fasilitas asrama ditanggung sepenuhnya oleh Akademi Kepolisian.
Fasilitas Akpol
Bagi taruna-taruni yang diterima, Akpol sendiri Kepolisian menyediakan fasilitas kampus yang komprehensif, termasuk Gerbang Tanggon Kosala, Gedung Tri Brata Utama, Auditorium Cendrawasih, Graha Cendekia, Graha Taruna, Ruang Makan Cendrawasih, serta fasilitas lain seperti bendungan, kolam pancing, halang rintang, Stadion Taruna, simulasi kereta dan pesawat, pool angkutan, rumah sakit, dan tempat ibadah seperti Masjid Asy-Syuhada, gereja, pura, dan fasilitas pengasuhan.
Sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010, tujuan utama dari Akpol adalah menyelenggarakan pendidikan tingkat akademi untuk calon perwira Polri selama 4 tahun dengan gelar lulusan Inspektur Dua Polisi.
Adapun pendekatan pendidikan yang diterapkan di Akpol mencakup metode pembelajaran, pelatihan, dan pengasuhan.
Sejak 10 April 1999, Akpol berdiri sendiri secara terpisah dari institusi lain seperti Akmil, AAL, dan AAU, serta memiliki administrasi yang mandiri dari Mako Akademi TNI.
Visi dan Misi Akpol
Visi
Akpol menjadi lembaga pendidikan tinggi Polri yang menghasilkan perwira Polri Profesional, Cerdas, Bermoral dan Modern yang berwawasan global dan berstandar internasional.
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan pembentukan perwira Polri melalui kegiatan pengajaran, pelatihan dan pengasuhan secara bertahap dan berkesinambungan pada setiap tingkat pendidikan.
2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkait dengan bidang kepolisian.
3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat yang terkait dengan bidang kepolisian.
4. Menyelenggarakan tata kelola institusi yang berorientasi kepada pelayanan prima dan berkembang menjadi pusat unggulan (centre of excellent).
5. Mengembangkan kerjasama dan jejaring kerja dengan berbagai lembaga di dalam dan luar negeri.
BRIPDA I Unggah Video Berhubungan Dirinya Bareng Mama Muda di TikTok, Gisel Tak Terima |
![]() |
---|
SIKAP ANEH Pelaku Pembunuhan Tiwi Diungkap Istri, Korban Dipaksa Berhubungan Menjelang Kematian |
![]() |
---|
NYAWA Tiwi Melayang di Tangan Suami Teman Serumah, Dipaksa Berhubungan Hingga Curi Uang |
![]() |
---|
SEBELUM Nurhadi Tewas, Kompol Made Yogi Sempat Check In Bareng Si Cantik di Gili Trawangan |
![]() |
---|
Kisah Unik di Balik Viral Gambelan Baleganjur Bali Margadarshakah Jadi Backsound Velocity Tiktok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.