Pembacokan di Bangli

Jero Evra Saksikan Reka Adegan Suami Habisi Mangku Tawan di Bangli, Ungkap Fakta Ini

Sosok Jro Evra turut dihadirkan menyaksikan rekontruksi pembunuhan berencana yang dilakukan suaminya, I Ketut Murah Dana, terhadap pria idaman lain

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Satreskrim Polres Bangli, Bali menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana Mangku Tawan, di Halaman Mapolres Bangli, Jumat 20 September 2024 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Sosok Jro Evra turut dihadirkan menyaksikan rekontruksi (reka adegan) pembunuhan berencana yang dilakukan suaminya, I Ketut Murah Dana, terhadap korban I Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan di halaman Mapolres Bangli, Jumat (20/9). 

Rekontruksi ini menampilkan 44 adegan.

Jro Evra dihadirkan sebagai saksi.

Baca juga: 5 Fakta Pembunuhan Sadis di Bangli Bali, Dugaan Selingkuh Jro Evra, Pelaku Habisi Mangku Tawan

Ia diduga menjadi pemicu peristiwa berdarah yang terjadi di kolam renang air hangat Banjar Toyabungkah, Desa Batur Tengah, Kintamani, Bangli, pada 31 Juli 2024 itu.

Tampak pula anggota keluarga tersangka, termasuk sang putri tersangka dari penikahannya dengan Jro Evra, yang didampingi penasehat hukumnya.

Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Gusti Ngurah Jaya Winangun, mengungkap bahwa dalam rekonstruksi ini terdapat 44 adegan, yang diawali dari tersangka Murah Dana menghubungi ipar atau saudara dari istrinya, Jro Evra.

“Pelaku saat itu menghubungi iparnya, menanyakan keberadaan istrinya karena tak pulang-pulang,” ujar Winangun.

Diketahui ada 27 luka dari belasan tebasan dan bacokan yang dilakukan tersangka Murah Dana terhadap korban Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan.

"Rekonstruksi ini kita lakukan bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam proses penyidikan dengan Jaksa Penuntut Umun.

Baca juga: Reskrim Polres Bangli Rekonstruksi Pembunuhan Mangku Tawan, Ada 27 Luka

Termasuk pula guna mengetahui secara gamblang bagaimana tindakan perencanaan pembunuhan yang dilakukan tersangka pada korban,” terang mantan Kasat Res Narkoba Polres Gianyar ini.

Disinggung memilih Mapolres Bangli sebagai tempat digelarnya rekonstruksi ini, Jaya Winangun menyebutkan hal ini demi keamanan jalannya pelaksanaan rekontruksi.

Diberitakan sebelumnya, Ketut Murah Dana, warga Banjar Dalem, Desa Songan B, Kintamani, nekat menghabisi nyawa Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan dengan sebilah celurit di sebuah tempat pemandian air hangat di Toyabungkah, Kintamani.

Motif sementara diduga Murah Dana dendam karena cemburu lantaran korban Mangku Tawan diduga menjalin asmara dengan istrinya, Jro Evra.

Untuk melancarkan aksinya, Murah Dana bahkan telah mempersiapkan 3 buah celurit untuk menghabisi nyawa korban.

Itu dilakukan sejak lima bulan lalu, sejak dirinya mengetahui hubungan asmara terlarang yang terjalin antara istrinya Jro Evra dengan korban.

Pasal pokok yang disangkakan adalah 340 KUHP yang mengatur tentang pembunuhan berencana. (weg)

>>> Baca berita terkait <<< 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved