Berita Bali
Meski Sedikit Peminat, Dishub Bali Tetap Pertahankan Transportasi Umum
meskipun sepi peminat penggunaan angkutan umum dinilai dapat menjadi pilihan ditengah kemacetan
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kemacetan menjadi hal yang biasa ditemui di Bali.
Maka dari itu, meskipun sepi peminat penggunaan angkutan umum dinilai dapat menjadi pilihan ditengah kemacetan yang tak terelakkan di Pulau Dewata.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali, IGW Samsi Gunartha menjelaskan pada dasarnya minat masyarakat menggunakan angkutan umum khususnya Bus Trans Metro sudah mengalami peningkatan.
Baca juga: KASUS Anggota Ormas Gung Balang dan Istri, Analisa Pelukan dan Soroti Chattingan, Hingga Luka Ini
"Saat ini rata-rata sudah terisi 40-50 persen penumpang. Meski demikian, untuk mengembalikan budaya penggunaan angkutan umum diakuinya memang tidak mudah, di tengah kenyamanan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi baik mobil ataupun sepeda motor," katanya pada, Sabtu 28 September 2024.
Baca juga: Meski Sedikit Peminat, Dishub Bali Sebut Transportasi Umum Harus Tetap Dipertahankan
Disisi lain, kata Samsi, sebuah kota dengan infrastruktur yang kurang memadai, satu satunya pilihan ialah transportasi umum untuk dapat memindahkan banyak orang. “Nah kalau tidak memiliki angkutan umum maka akan terjadi disaster,” bebernya.
Dengan itu menurutnya keberadaan Bus Trans Metro sebagai angkutan umum yang melayani wilayah Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Serbagita) ini menjadi sebuah keharusan untuk dipertahankan. Sembari kedepan mengajak masyarakat untuk merasakan maanfaatnya menggunakan angkutan umum.
Samsi juga menambahkan, untuk mengembalikan budaya masyarakat menggunakan angkutan umum membutuhkan aktu, biaya dan upaya besar. Dan paling penting harus ada perbedaan dan kepastian yang jelas perbandingan menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.
“Kalau tidak ada kepastian, orang pasti akan lebih senang naik kendaraan pribadi. Tapi jika angkutan umum bisa lebih pasti, saya yakin masyarakat akan memilih angkutan umum,” tutupnya.
| KEK Keuangan di Bali Selatan Dikritisi HIPMI, Ajus Linggih: Mungkin Buleleng atau Karangasem |
|
|---|
| Pasar Luxury Travel Terus Berkembang, SSIA Luncurkan Paradisus Bali |
|
|---|
| Kantor Pusat APIEM di Bali Perkuat Posisi Tawar Peta Pendidikan Tinggi dan Industri Event |
|
|---|
| Kuliah Umum di IMK Singaraja Bali, Ahmad Muzani Sebut 73 Persen Warga Siap Berperang Bela Indonesia |
|
|---|
| Bazar Buku Internasional BBW Bali 2026 Akan Kembali Hadir, Harga Mulai dari Rp 5 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Personel-Polres-Kawasan-Bandara-Ngurah-Rai-Disiagakan-Untuk-Antisipasi-Kemacetan.jpg)