Kualifikasi Piala Dunia

Timnas Indonesia vs China, Mematahkan Kutukan Sejarah, PSSI Optimistis!

Pertandingan sengit bakal berlangsung di Stadion Qingdao Youth Football Stadium, Selasa hari ini pukul 19:00 WIB. Sportsmole memprediksi Indonesia

dok ist/PSSI
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir optimistis Timnas Indonesia bisa meraih tiga poin saat melawan China. Optimisme ini seiring dengan target besar Indonesia mendapatkan 15 poin agar lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 sebagai runner up grup.   

TRIBUN-BALI.COM - Untuk pertama kalinya, beberapa media Eropa membuat prediksi Indonesia akan keluar sebagai pemenang pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini. Timnas Indonesia memang mengusung misi mengincar kemenangan saat bertandang ke kandang China

Pertandingan sengit bakal berlangsung di Stadion Qingdao Youth Football Stadium, Selasa hari ini pukul 19:00 WIB. Sportsmole memprediksi Indonesia menang 2-1 atas China. Sedangkan Sportskeeda membuat prediksi Indonesia bermain imbang 1-1 melawan China.

Ini berbeda dari prediksi yang mereka buat sebelumnya. Dalam tiga pertandingan sebelumnya Indonesia diprediksi selalu menjadi tim yang kalah saat melawan Arab Saudi, Australia, dan Bahrain meski hasilnya imbang.

Baru pada pertandingan keempat atau laga melawan China, Indonesia diprediksi menang atau seri atas China meski secara peringkat Indonesia ada peringkat 129 berada di bawah China di peringkat 91.

Baca juga: DUKUNG Persib Bandung di AFC Champions League 2, Teco Ungkap Ketatnya Persaingan Antarklub Asia!

Baca juga: Beber Sulitnya di Kancah Asia, Pelatih Bali United Teco Beri Wejangan Ini ke Persib Bandung

Misi besar di Qingdao adalah mengakhiri puasa kemenangan dan mengukir sejarah baru. Bagi Timnas Indonesia, laga keempat Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China kali ini bukan hanya tentang mencari poin, melainkan juga tentang mematahkan kutukan sejarah.

Sudah terlalu lama Indonesia puasa kemenangan atas China dan kesempatan untuk mengakhiri rekor buruk itu terbuka lebar. Bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah tentu bukan perkara mudah, namun dengan semangat juang dan peningkatan performa yang ditunjukkan, Skuad Garuda memiliki semua modal untuk memberikan kejutan.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir optimistis Timnas Indonesia bisa meraih tiga poin saat melawan China. Optimisme ini seiring dengan target besar Indonesia mendapatkan 15 poin agar lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 sebagai runner up grup.  

Selain merebut poin dari pertandingan dengan China, mantan Bos Inter Milan ini menilai Indonesia masih bisa meraih poin ketika menjadi tuan rumah melawan Bahrain, China, maupun Arab Saudi.

"Tentu harus mencari beberapa kemenangan ketika menjadi tuan rumah lawan Bahrain, lawan China, ataupun menyolong ketika jadi tuan rumah dengan Saudi. Kalau (dengan) Jepang sulit lah. Tapi kita coba, jangan kalah set dulu," papar Erick.

Timnas China sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Mereka menerima empat kekalahan beruntun, termasuk 7-0 saat bertandang ke Jepang. Negeri Tirai Bambu juga menyerah 1-2 saat menjamu Arab Saudi pada laga kandang terakhir kendati tim tamu bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-19.

Terkini, China kalah 1-3 saat bertandang ke Australia kendati memimpin terlebih dulu. Pertemuan antara Indonesia dan China ini akan menjadi laga ke-17 antara kedua negara di ajang internasional.

Indonesia hanya mampu meraih tiga kemenangan. Kemenangan terakhir Garuda atas China terjadi pada 1987 silam dalam ajang King's Cup di Thailand, ketika Indonesia menang meyakinkan 3-1.

Di sembilan pertandingan terakhir setelah itu, Indonesia belum lagi merasakan manisnya kemenangan atas China walau laga terakhir Indonesia dan China terjadi satu dekade lalu, pada 2014 di Kualifikasi Piala Asia 2015. Saat itu, China hanya menang tipis 1-0.

Sejak saat itu, perubahan besar telah terjadi baik di sepak bola China maupun Indonesia, membuat pertemuan kali ini penuh dengan tantangan baru. China sempat menjalani era keemasan di dunia sepak bola sejak 2014.

Ketika itu, Liga Super China merekrut bintang-bintang kelas dunia seperti Oscar, Ramires, Carlos Tevez, Marek Hamsik, dan Hulk. Klub-klub China memecahkan rekor transfer Asia lima kali dalam rentang satu tahun antara 2016 dan 2017.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved