Viral Bali

Kontroversi Pesta Kembang Api Beach Klub di Pantai Berawa, Belum Ada Tokoh Bali Dipanggil Prabowo

Kabar berita terhangat Bali pertama terkait munculnya keluhan warga soal pesta kembang api di salah satu beach club di Pantai Berawa Kuta Utara.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ady Sucipto
istimewa
Tangkapan layar peluncuran kembang api di Pantai Berawa, Tibubeneng, Kuta Utara saat umat Hindu melakukan persembahyangan. 

Banyak yang berspekulasi juga tak ada orang Bali yang akan menduduki jabatan menteri di era Prabowo-Gibran.

Namun, pengamat politik dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), I Nyoman Subanda menyebut kemungkinan menteri dari Bali masih ada.

Dan ia berharap jika ada menteri dari Bali, ada menteri yang memang profesional dan bukan karena partai atau pun untuk melengkapi kuota.

Meskipun nantinya tak ada menteri dari Bali, menurutnya, kementerian di Kabinet Prabowo-Gibran memang diisi oleh orang berkompeten yang memang untuk kepentingan bangsa.

Subanda mengatakan, saat ini Prabowo masih belum dilantik dan baru menjadi Presiden terpilih.

Namun ia ingin membentuk kabinet dari awal dengan langkah lebih maju dari tradisi sebelum-sebelumnya.

"Selama ini dilantik dulu baru dipanggil. Sekarang proses pemanggilan berbeda, lebih cepat dan lebih mendahului," katanya.

Apalagi menurut rencana, sehari setelah pelantikan Presiden pada 20 Oktober akan dilangsungkan pelantikan menteri.

Namun Subanda mengatakan, meskipun sudah ada 49 nama yang dipanggil, belum tentu semuanya akan menjadi menteri.

Karena saat era Jokowi, ada tokoh yang dipanggil, namun kemudian tak menjadi menteri seperti contohnya Maruarar Sirait yang kini juga dipanggil Prabowo ke Kertanegara.

Namun ada juga yang optimis akan jadi menteri seperti Sri Mulyani, hingga Yusril Izha Mahendra.

"Yang dipanggil belum tentu jadi, namun kecenderungan akan dipilih jadi menteri iya," paparnya saat dihubungi, Selasa 18 Oktober 2024.

Dirinya mengatakan, terlalu dini untuk menyimpulkan orang Bali tidak diakomodir dalam Kabinet Prabowo.

Karena selain menteri, masih ada juga jabatan wakil menteri, Dirut BUMN, hingga Badan.

Apalagi belum diketahui juga bagaimana struktur pemerintahan kali ini, apakah akan ada pembengkakan Departemen atau justru ada perampingan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved