Bisnis
Realisasi PBB P2 Capai Rp 112,7 Miliar, 11 Ribu Wajib Pajak Manfaatkan Pembayaran Online
Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kota Denpasar saat ini sudah mencapai Rp 112.777.043.928.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kota Denpasar saat ini sudah mencapai Rp 112.777.043.928. Jumlah ini mencapai 112,78 persen dari target PBB P2 pada APBD Tahun 2024 yakni Rp 100 miliar.
Kepala Bapenda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kamis (17/10) mengatakan, saat ini masyarakat yang membayar pajak secara online sekitar 11 ribu Wajib Pajak.
“Sehingga kami perlu melakukan edukasi kembali lewat perbekel lurah agar semakin gencar melakukan sosialisasi, kepada masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya dengan menggunakan pembayaran secara digital, sehingga akan lebih transparan, akuntabel, aman serta hemat waktu dan tak perlu antre,” katanya.
Baca juga: Tingkatkan Pengembangan Diri Mahasiswa, Gramedia & Danamon Goes to Campus 2024 Hadir di Undiknas
Baca juga: Jenazah NM Ditemukan di Nusa Dua, WNA Asal India Hilang di Perairan Nusa Penida
Eddy Mulya mengatakan, wajib pajak yang membayar lewat online atau kanal digital saat ini kebanyakan generasi yang lebih muda.
Meski demikian, banyak juga wajib pajak yang berusia lanjut melakukan pembayaran secara online. “Realisasi pajak PBB P2 telah melampui target, namun demikian kami akan terus berupaya melakukan optimalisasi layanan pajak,” katanya.
Eddy Mulya menambahkan, Denpasar akan terus meningkatkan apresiasi yang diberikan kepada Wajib Pajak. Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong percepatan digitalisasi pelayanan pajak daerah untuk terus dioptimalkan.
Pada tahun ini, pihaknya memberikan reward berupa 8 unit sepeda motor listrik untuk wajib pajak PBB P2 yang patuh dan taat membayar dengan menggunakan kanal digital dan tidak ada tunggakan.
“Dengan pemberian reward ini, kami berharap akan menggugah wajib pajak PBB P2 memenuhi kewajibannya dan semakin banyak yang memanfaatkan pembayaran secara online,” katanya. (sup)
| TARGET Ekspor Kopi 2026 Hanya 360.000 Ton, Simak Alasannya Berikut Ini |
|
|---|
| POLEMIK BBM & Minyak Dunia, Pasar Kendaraan Listrik Tumbuh 25 Persen di Indonesia, Ini Alasannya! |
|
|---|
| Simpanan Kelas Menengah Bawah Meningkat 3 Persen, Tapi Penarikan Dana Juga Ada |
|
|---|
| WADUH! Harga Beras dan Migor Naik Tajam, Komoditas Hortikultura dan Protein Hewani Terkoreksi |
|
|---|
| IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Ini Sebabnya! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/IGN-Eddy-Mulya-Bapenda-Denpasar-Naikkan-Pendapatan.jpg)