Berita Bali

Jandrika Berharap Respon Tim SAR Cepat! 50 Peserta Ikuti Pelatihan Teknis Potensi SAR di Ketinggian

Kegiatan ini digelar di Nusa Penida, mengingat wilayah tersebut selama ini sangat rawan kecelakaan, khususnya yang terjadi di tebing 

ISTIMEWA
PELATIHAN - Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan potensi SAR di ketinggian yamg diselenggarakan Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Selasa (22/10). 

TRIBUN-BALI.COM  - Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan potensi SAR di ketinggian yamg diselenggarakan Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Selasa (22/10).

Kegiatan ini digelar di Nusa Penida, mengingat wilayah tersebut selama ini sangat rawan kecelakaan, khususnya yang terjadi di tebing.

Kegiatan ini dibuka Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi SAR, Moh Barokna Haulah, di Gedung Aula UPTD SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Klungkung. Turut hadir Pj Bupati Klungkung, I Nyoman Jandrika selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung.

Baca juga: Dinkes Berdalih Terkendala Sarana Prasarana dan SDM, 2 Unit Rumah Sakit di Badung Belum Beroperasi

Baca juga: Gusde Bakal Evaluasi Sanfest 2025, Tarik Puluhan Ribu Pengunjung, Makanan Juga Sold Out

Rawan Kecelakaan Tebing di Nusa Penida, 50 Peserta Ikuti Pelatihan Teknis Potensi SAR di Ketinggian  
Rawan Kecelakaan Tebing di Nusa Penida, 50 Peserta Ikuti Pelatihan Teknis Potensi SAR di Ketinggian   (istimewa)

Pelatihan yang diikuti 50 peserta bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di bidang pertolongan dalam melaksanakan pertolongan dan penyelamatan korban di ketinggian, serta meningkatkan kerjasama dengan potensi SAR di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar khususnya di Kabupaten Klungkung.

Dalam keterangannya, Barokna Haulah menerangkan Kabupaten Klungkung sebagai destinasi pariwisata super prioritas, ada banyak kegiatan pariwista yang berada di lokasi yang mempunyai resiko keselamatan yang tinggi jadi pelatihan ini penting untuk dilaksanakan. 

“Secara Nasional pelatihan ini terus digelar di beberapa daerah Kantor SAR, datanya terus berkembang dan hingga saat ini sudah mencapai 20.000 orang yang terlatih disamping yang telah terdaftar di atas 26.000 orang berdasarkan sistem informasi dari Bina Potensi seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Ditambahkannya, nantinya dengan dibekali pengetahun diharapkan peserta pelatihan menjadi first responders terhadap kejadian-kejadian yang terjadi di wilayah mereka, khususnya di Nusa Penida.

Pj Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika menyambut baik pelatihan yang diselenggarakan Kantor SAR Denpasar ini. 

”Pelatihan ini sangat penting dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Klungkung, Khususnya Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan,” terangnya.

PJ Bupati menjelaskan, terkait dengan judul pelatihan ini, banyak sekali tempat-tempat wisata di Pulau Nusa Penida berada di lokasi ketinggian atau tebing. “Dari data yang kami terima sering terjadi kecelakaan di tebing Nusa Penida

Dengan adanya pelatihan ini paling tidak kecepatan SAR dalam melakukan pertolongan dan pencarian akan menjadi respon yang lebih cepat sehingga korban bisa diselamatkan dalam kondisi masih hidup,” kata dia.

Pelatihan teknis ini akan berlangsung selama 7 hari yaitu 22-28 Oktober 2024. Pelatihan diisi dengan materi teori dan praktik. Nantinya peserta yang mampu mengikuti hingga 72 jam pelajaran (JP) akan dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat pelatihan. (mit/zae)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved